BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Bunda PAUD Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, menegaskan pentingnya penerapan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Pendekatan ini dinilai mampu mengoptimalkan tumbuh kembang anak melalui pemenuhan berbagai kebutuhan dasar secara terpadu sejak usia dini.
Penegasan tersebut disampaikan Yanieta saat menghadiri kegiatan Edukasi Masyarakat dan Survei Publik bertema “Urgensi dan Konsep Pembelajaran PAUD Holistik Integratif” yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, layanan PAUD tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademik anak. Pendidikan usia dini juga harus memperhatikan aspek kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, serta stimulasi pendidikan yang berkualitas agar perkembangan anak berlangsung secara menyeluruh.
“PAUD Holistik Integratif merupakan pendekatan yang memastikan seluruh kebutuhan esensial anak terpenuhi secara terpadu. Dengan demikian, anak dapat tumbuh dan berkembang secara sehat, cerdas, ceria, serta memiliki karakter yang kuat sebagai bekal di masa depan,” ujar Yanieta.
Baca Juga : Manajemen Talenta ASN Pontianak, Bahasan: Semua Punya Peluang Karier
Ia menjelaskan, keberhasilan implementasi PAUD Holistik Integratif memerlukan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga orang tua memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Menurutnya, sinergi seluruh pemangku kepentingan akan memperkuat kualitas layanan PAUD sehingga anak memperoleh hak-haknya secara utuh, baik dalam aspek pendidikan maupun kesejahteraan.
Yanieta juga mengapresiasi penyelenggaraan edukasi masyarakat dan survei publik tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya layanan PAUD yang terintegrasi sekaligus menghimpun masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Hasil survei yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam menyusun kebijakan pengembangan pendidikan anak usia dini yang semakin berkualitas,” katanya.
Baca Juga : Inspektorat Pontianak Perkuat Budaya Integritas ASN Lewat Sosialisasi Gratifikasi
Lebih lanjut, Yanieta berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi pada pendidikan anak usia dini terus meningkat. Menurutnya, pembentukan karakter dan kualitas sumber daya manusia dimulai sejak anak berada pada usia emas pertumbuhan.
“Anak-anak adalah generasi penerus yang harus dipersiapkan sejak dini melalui layanan pendidikan yang berkualitas, terpadu, dan berkelanjutan,” tuturnya.
Ia berharap konsep PAUD Holistik Integratif dapat diterapkan secara konsisten di seluruh satuan PAUD di Kota Pontianak. Dengan demikian, diharapkan lahir generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.*
