Zona Hijau Diraih, Krisantus Dorong OPD Perkuat Reformasi Birokrasi

Wagub Krisantus Kurniawan menghadiri penyampaian Opini Ombudsman Republik Indonesia di Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (13/2/2026).

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menegaskan komitmennya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani. Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, menegaskan bahwa Opini Ombudsman Republik Indonesia menjadi instrumen penting untuk mengoreksi kebijakan dan sistem pelayanan publik agar semakin berpihak kepada masyarakat.

Hal itu disampaikannya usai menghadiri penyampaian Opini Ombudsman RI Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 di Aula Garuda, Kompleks Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (13/2/2026).

Menurut Krisantus, hasil penilaian Ombudsman bukan sekadar laporan administratif atau ajang membangun reputasi institusi. Ia menekankan bahwa opini tersebut merupakan bentuk pengendalian mutu yang mengukur kepastian prosedur, keadilan akses layanan, hingga akuntabilitas aparatur.

“Penilaian maladministrasi ini adalah cermin integritas proses pelayanan kita. Saya instruksikan seluruh Kepala OPD menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi mendalam untuk memperbaiki sistem kerja,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi atas capaian Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang berhasil meraih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi atau Zona Hijau.

Meski demikian, Krisantus mengingatkan bahwa predikat Zona Hijau bukanlah tujuan akhir. Standar kepatuhan tinggi harus diiringi dengan konsistensi sistem kerja dan kepuasan masyarakat secara nyata.

Ia menegaskan komitmennya bersama Gubernur untuk terus mendorong inovasi, termasuk percepatan layanan berbasis teknologi informasi agar masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan.

“Yang sulit kita mudahkan, yang mudah kita hilangkan hambatan birokrasinya. Pelayanan publik adalah wajah pemerintahan di mata rakyat. Jika pelayanannya baik, kepercayaan masyarakat akan semakin kuat,” ujarnya.

Baca Juga : Wagub Krisantus Dorong Mahasiswa Kelola SDA Lewat Kewirausahaan

Untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan, Pemerintah Provinsi Kalbar mendorong evaluasi berbasis data dengan menjadikan opini Ombudsman sebagai dasar penilaian kinerja, pembenahan standar operasional prosedur, penguatan layanan digital terintegrasi, serta peningkatan etika aparatur yang ramah dan solutif.

Apresiasi untuk Unit Layanan Terbaik

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalbar, Tariyah, menjelaskan bahwa penilaian tahun 2025 dilakukan lebih komprehensif karena turut melibatkan persepsi langsung masyarakat terhadap kualitas layanan.

Dari hasil penilaian tersebut, dua unit layanan di Kalimantan Barat meraih predikat “Sangat Baik”, yakni Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak.

Dengan capaian ini, Pemprov Kalbar optimistis dapat terus mempercepat inovasi pelayanan publik dengan prinsip waktu yang pasti, biaya yang jelas, dan hasil yang terukur bagi seluruh masyarakat.*

 

Sumber :

MC Kalbar

Wagub Krisantus Hadiri Pengukuhan DPW PKB Kalbar 2026–2031, Tegaskan Kalbar Rumah Besar yang Majemuk

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Suasana khidmat mewarnai Aula...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menghadiri pengukuhan DPW PKB Kalbar masa bakti 2026–2031 di Hotel Orchardz Gajahmada Pontianak.

Perkuat Akses Keadilan, Kemenkumham Kalbar Sosialisasikan KUHP Baru dan Pos Bankum di Sambas

BERIKABARNEWS l SAMBAS – Kantor Wilayah Kementerian Hukum...

Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat menyampaikan sosialisasi KUHP baru dan pembinaan Pos Bankum Desa di Aula Kantor Bupati Sambas.

Resmikan Selayar Kopitiam, Wagub Krisantus Dorong UMKM dan Rantai Ekonomi Kopi Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Budaya minum kopi yang...

Wagub Krisantus Kurniawan meresmikan Selayar Kopitiam di Jalan Teuku Umar, Pontianak, sebagai dukungan terhadap UMKM dan ekonomi kreatif Kalbar.

Mediasi Sengketa Lahan Sungai Nipah, Krisantus Tegaskan Hak Warga Harus Dipenuhi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wagub Krisantus Kurniawan memimpin rapat mediasi sengketa lahan antara warga Sungai Nipah dan PT Rezeki Kencana Estate Sungai Deras di Kantor Gubernur Kalbar.

APPSI Soroti Krisis Fiskal Daerah, Belanja Pegawai Tembus 70 Persen APBD

BERIKABARNEWS l BALI – Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh...

Rapat perdana Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia di Bali, membahas krisis fiskal daerah.

Kanwil Kemenkumham Kalbar Selesaikan Harmonisasi Dana Desa Melawi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kantor Wilayah Kementerian Hukum...

Gedung Kanwil Kemenkumham Kalbar.

berita terkini