BERIKABARNEWS l SEKADAU – Delapan jenazah korban helikopter jatuh di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, berhasil dievakuasi dan kini dibawa menuju Pontianak untuk penanganan lebih lanjut.
Helikopter milik PT Matthew Air dengan nomor registrasi PK-CFX tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Kamis (16/4/2026) pagi. Setelah dilakukan pencarian intensif, seluruh korban akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan.
Proses evakuasi berlangsung dalam skala besar dengan melibatkan koordinasi lintas instansi sejak awal pencarian hingga seluruh korban berhasil dikeluarkan dari lokasi kejadian.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta BPBD menemukan lokasi puing helikopter di wilayah Nanga Taman sekitar pukul 17.30 WIB.
Namun, proses evakuasi tidak berjalan mudah. Kondisi geografis berupa perbukitan terjal menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan. Pengangkatan jenazah dari puing helikopter baru selesai sekitar pukul 22.00 WIB.
Selanjutnya, tim harus menuruni tiga bukit dalam kondisi gelap untuk membawa korban menuju posko lapangan.
Sekitar pukul 05.00 WIB, seluruh jenazah tiba di posko lapangan. Pada pukul 05.52 WIB, jenazah langsung dipindahkan ke ambulans yang telah disiagakan.
Baca Juga : Helikopter Hilang Kontak di Sekadau Berakhir Duka
Evakuasi darat ini didukung delapan unit ambulans serta relawan dari PMI Provinsi Kalimantan Barat, PMI Kabupaten Sanggau, dan PMI Kabupaten Sekadau.
Kolaborasi antara tim SAR dan relawan menjadi kunci keberhasilan dalam mengevakuasi seluruh korban dari medan yang sulit dijangkau.
Untuk mempercepat proses penanganan, jenazah korban tidak sepenuhnya dibawa melalui jalur darat. Setelah proses evakuasi menggunakan ambulans, seluruh korban dipindahkan ke helikopter untuk diterbangkan menuju Pontianak.
Setibanya di Pontianak, kedelapan jenazah akan menjalani proses identifikasi serta penanganan medis lanjutan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. (ndo)
