Buka Rakerda Dekranasda, Gubernur Ria Norsan Dorong UMKM Kalbar Naik Kelas

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat membuka Rakerda Dekranasda Kalbar Tahun 2026 di Pendopo Gubernur Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalbar untuk terus meningkatkan kualitas produk agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar nasional.

Dorongan tersebut disampaikan Ria Norsan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalbar Tahun 2026 di Pendopo Gubernur Kalbar, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, produk kerajinan dan industri kreatif Kalbar memiliki potensi besar karena kualitasnya tidak kalah dibanding daerah lain. Namun, promosi yang belum maksimal masih menjadi tantangan utama dalam memperluas pasar produk lokal.

“Kita sebenarnya kurang promosi. Produk-produk kita bagus, tinggal bagaimana memperkenalkannya secara lebih luas hingga dikenal di tingkat nasional,” ujar Ria Norsan.

Ia meminta Dekranasda bersama pelaku UMKM lebih aktif memanfaatkan berbagai media promosi, termasuk pemasaran digital dan media sosial, agar produk khas Kalbar semakin dikenal masyarakat luas.

Rakerda Dekranasda Tahun 2026 juga difokuskan untuk membahas strategi pengembangan pasar bagi produk kriya dan wastra khas Kalimantan Barat supaya memiliki daya saing yang lebih kuat.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Ajak Masyarakat Bumikan Nilai Pancasila

Selain promosi, Gubernur Kalbar turut menekankan pentingnya kualitas kemasan produk. Menurutnya, kemasan yang menarik dapat meningkatkan nilai jual sekaligus membangun citra profesional sebuah produk.

“Kemasan menjadi bagian penting dalam menarik minat konsumen. Produk yang bagus harus didukung tampilan yang baik agar mampu bersaing di pasar,” katanya.

Pemerintah Provinsi Kalbar bersama Dekranasda juga terus mendorong pelaku UMKM mempertahankan ciri khas budaya lokal dalam setiap produk kerajinan maupun wastra yang dihasilkan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Dekranasda, dan pelaku usaha, produk unggulan Kalbar diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan kesejahteraan para perajin lokal.

Ria Norsan optimistis sektor kerajinan dan industri kreatif di Kalimantan Barat akan terus berkembang apabila didukung inovasi, promosi yang kuat, serta peningkatan kualitas produk secara berkelanjutan.*

Distribusi Pangan Jadi Sorotan, Gubernur Ria Norsan Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memimpin High Level Meeting Pengendalian Inflasi Semester II Tahun 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak.

Buka Gawai Dayak XV Sekadau, Krisantus Minta Investasi Harus Sejahterakan Masyarakat

BERIKABARNEWS l SEKADAU – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan membuka Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau di Rumah Betang Youth Center.

DLHK Kalbar Terapkan SMART SF, Pengawasan Hutan Kini Berbasis Sistem Digital

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Dinas Lingkungan Hidup...

Petugas DLHK Kalbar mengikuti peluncuran sistem digital SMART SF untuk memperkuat pengawasan kawasan hutan di Kalimantan Barat.

Pemprov Kalbar Percepat Penataan Aset Daerah, 79,5 Persen Tanah Sudah Bersertifikat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson menyampaikan jawaban pemerintah dalam Rapat Paripurna DPRD Kalbar terkait perubahan pengelolaan Barang Milik Daerah.

DJI Agras T55 Resmi Hadir di Kalbar, Drone Pertanian Baru Lebih Efisien

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Modernisasi sektor pertanian di...

DJI Agras T55, drone pertanian generasi terbaru, diperkenalkan PT Wahana Inti Selaras di Pontianak untuk mendukung penyemprotan dan pemupukan yang lebih efisien.

Pengembangan Agribisnis Ayam Petelur di Ketapang Perkuat Kemandirian Ekonomi Desa

BERIKABARNEWS l KETAPANG – Pengembangan agribisnis ayam petelur...

PT AMNL bersama KUB Siantau Raya perkuat komitmen melalui program Pertanian Ekologi Terpadu (PET) peternakan ayam petelur.

berita terkini