Tanpa Kembang Api, Pontianak Sambut Tahun Baru 2026 dengan Doa dan Empati

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kantono menghadiri doa bersama lintas agama dalam menyambut Tahun Baru 2026.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Malam pergantian Tahun Baru 2026 di Kota Pontianak dan Kalimantan Barat berlangsung aman, tertib, dan penuh makna. Tidak ada pesta kembang api maupun euforia berlebihan. Sebagai gantinya, perayaan diisi dengan doa bersama lintas agama sebagai wujud empati terhadap masyarakat di sejumlah daerah yang tengah dilanda bencana alam.

Polda Kalimantan Barat bersama pemerintah daerah, unsur TNI, Forkopimda, serta tokoh lintas agama menggelar doa bersama lintas agama yang dipusatkan di Pos Pantau Jalan Gajah Mada, Pontianak, Rabu malam (31/12/2025).

Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan, doa bersama ini menjadi bagian dari konsep perayaan Tahun Baru yang berbeda, dengan mengedepankan refleksi, kepedulian, dan kebersamaan.

“Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama lintas agama. Ini bukan hanya untuk Polri, tetapi untuk seluruh elemen masyarakat. Kita ingin menunjukkan empati kepada saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, doa bersama tersebut dilaksanakan serentak di 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video dan video conference bersama pimpinan Polri di Mabes Polri.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menegaskan kesiapsiagaan aparat keamanan selama malam pergantian tahun. Sejumlah pos pengamanan disiagakan di titik-titik strategis guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

“Kami mengimbau masyarakat apabila terjadi sesuatu agar segera melapor kepada petugas. Pos-pos pengamanan sudah tersebar dan personel siap siaga,” katanya.

Sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam, Pipit memastikan tidak ada perayaan kembang api pada malam Tahun Baru 2026 di Kalbar. Kebijakan ini sekaligus bertujuan menjaga ketertiban dan keamanan.

Ia pun mengapresiasi masyarakat Kalbar yang turut menjaga suasana kondusif tanpa euforia berlebihan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalbar, Forkopimda, TNI, dan Polri, sehingga malam pergantian tahun dapat berjalan aman, tertib, dan penuh makna,” tuturnya.

Doa bersama lintas agama mengisi malam perayaan Tahun Baru 2026 di Kota Pontianak sebagai bentuk empati pada daerah-daerah yang tertimpa musibah bencana alam.
Doa bersama lintas agama mengisi malam perayaan Tahun Baru 2026 di Kota Pontianak sebagai bentuk empati pada daerah-daerah yang tertimpa musibah bencana alam.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan bahwa situasi malam Tahun Baru di Kota Pontianak terpantau aman dan kondusif. Cuaca cerah turut mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, meski arus lalu lintas di pusat kota mulai meningkat.

“Alhamdulillah, sampai saat ini Kota Pontianak kondusif. Cuaca cerah, tidak hujan. Arus lalu lintas memang mulai padat, terutama di Jalan Gajah Mada, Jalan Ahmad Yani, serta kawasan pusat hiburan dan kafe,” ungkap Edi.

Ia berharap perayaan Tahun Baru 2026 dapat berjalan tanpa kejadian yang tidak diinginkan, khususnya kecelakaan lalu lintas. Edi juga mengimbau para orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anak, terutama yang masih di bawah umur.

Selain pengamanan, Pemerintah Kota Pontianak bersama Forkopimda, Pemerintah Provinsi Kalbar, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) juga menggelar doa bersama lintas agama di kawasan Jalan Gajah Mada.

“Doa bersama lintas agama telah kita laksanakan. Sampai saat ini situasi aman dan tidak ada gangguan berarti. Mudah-mudahan kondisi ini terus terjaga dan masyarakat mematuhi edaran pemerintah,” katanya.

Baca Juga : Wali Kota Edi Tegaskan Pelayanan Publik Harus Cepat Tanpa Menunggu Viral

Edi menegaskan, doa bersama tersebut ditujukan untuk seluruh masyarakat, khususnya warga Kalbar, Kota Pontianak, dan Indonesia, sebagai refleksi serta harapan memasuki tahun yang baru.

Menjelang 2026, Edi juga menyampaikan refleksi terhadap pelaksanaan program pembangunan sepanjang 2025. Ia mengakui masih terdapat beberapa program yang mengalami keterlambatan, namun secara umum berjalan dengan baik dan menjadi bahan evaluasi ke depan.

“Pada dasarnya seluruh program berjalan. Meski ada beberapa keterlambatan, itu menjadi evaluasi agar pelaksanaan di tahun 2026 bisa lebih baik,” jelasnya.

Terkait potensi bencana, Edi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap prakiraan pasang air laut pada awal hingga pertengahan Januari 2026. Berdasarkan informasi BMKG, pasang air laut diperkirakan mencapai sekitar dua meter.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Kapuas, agar tetap waspada. Kita berharap pasang air ini tidak bersamaan dengan hujan lebat, angin kencang, atau siklon,” pungkasnya.*

 

Prokopim

Lahan Gambut 22 Hektare Terbakar, Karhutla Singkawang Masuki Hari ke-11

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Kebakaran hutan dan lahan...

Tim gabungan melakukan pemadaman karhutla di lahan gambut Jalan Senen, Sungai Rasau, Singkawang Utara. (Foto: Res-skw)

Jukir Liar di PSP Kebon Sayoek Ditertibkan, Bawa Sajam dan Miras

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tim gabungan menertibkan seorang...

Tim gabungan menertibkan juru parkir liar yang diduga mengganggu kenyamanan pengunjung di kawasan PSP Kebon Sayoek, Pontianak.

Sekda Pontianak Minta OPD Tingkatkan Kematangan Organisasi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Kota Pontianak...

Sekda Kota Pontianak Amirullah membuka Sosialisasi Bimbingan Teknis Penilaian Tingkat Kematangan Perangkat Daerah.

Perwira Seskoal Pelajari Strategi Penanganan Karhutla Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 112 Perwira Siswa...

Perwira Siswa Seskoal Angkatan ke-66 mengikuti KKDN tentang penanganan karhutla di Pontianak.

ASN Kini Dituntut Profesional dan Berorientasi pada Pelayanan Publik

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Kota Pontianak...

Sekda Pontianak Amirullah saat menjadi pemateri Career Readiness Bootcamp Universitas Tanjungpura, Selasa (1/9/2026).

Ketua TP PKK Pontianak Ajak Pengurus Lebih Dekat dengan Masyarakat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ketua TP PKK Kota...

Ketua TP PKK Pontianak Yanieta Arbiastutie menghadiri Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kota Pontianakdi Aula Keriang Bandong, Gedung Bank Indonesia Kalbar, Selasa (1/9/2026).

berita terkini