BERIKABARNEWS l – Polda Metro Jaya angkat bicara terkait laporan hukum yang menyeret nama komika senior Pandji Pragiwaksono. Kepolisian menegaskan akan menangani laporan dugaan penghasutan di muka umum tersebut secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Perkara ini mencuat setelah sejumlah pihak melaporkan materi pertunjukan stand-up comedy terbaru Pandji berjudul Mens Rea yang tayang di platform Netflix sejak Desember 2025.
Materi tersebut dinilai memuat narasi yang menyinggung tokoh publik, organisasi keagamaan, serta isu politik sensitif.
Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Bidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Reonald Simanjuntak, mengatakan laporan tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan awal.
Saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bahan pendukung untuk menilai ada tidaknya unsur pidana.
“Perkara ini masih dalam proses penyelidikan. Kami akan melakukan klarifikasi terhadap semua pihak yang berkaitan, mulai dari pelapor, saksi, hingga terlapor, termasuk saudara Pandji Pragiwaksono,” ujar Kombes Pol. Reonald, Jumat (9/1/2026).
Ia menegaskan, kepolisian memastikan proses penanganan perkara berjalan berdasarkan fakta hukum dan alat bukti yang sah, tanpa adanya tekanan atau intervensi dari pihak mana pun.
Laporan terhadap Pandji diketahui dilayangkan oleh Rizki selaku koordinator Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (AMNU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah pada awal Januari 2026.
Dalam laporannya, pelapor menyampaikan sejumlah keberatan terhadap isi materi Mens Rea.
Beberapa poin yang dipersoalkan antara lain dugaan tudingan politik balas budi terhadap organisasi keagamaan terkait izin pengelolaan tambang, pernyataan mengenai pemilihan pemimpin yang tidak semata-mata didasarkan pada ketaatan ibadah, serta narasi yang dinilai mengandung stereotip etnis dalam konteks politik.
Baca Juga : Kecelakaan Maut KLM Putri Sakinah, Nakhoda dan ABK Dijerat Pasal 359
Sebagai komika yang dikenal kerap membawakan materi satire politik, Pandji Pragiwaksono memang sering mengangkat isu-isu sensitif. Namun, penayangan Mens Rea kali ini memicu perhatian dan kritik yang lebih luas, terutama setelah potongan videonya beredar di media sosial.
Saat ini, Polda Metro Jaya masih mendalami rekaman dan potongan video pertunjukan tersebut sebagai bahan awal penyelidikan.
Hingga berita ini diturunkan, Pandji Pragiwaksono belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut maupun rencana pemanggilan klarifikasi oleh pihak kepolisian. *
Sumber :
TBNews
