Tragedi Gunung Sampah di Cebu: 4 Tewas, Puluhan Hilang

Tumpukan sampah runtuh di TPS Binaliw, Cebu, Filipina. (Dok. AFP)

BERIKABARNEWS l CEBU – Suasana duka dan ketegangan menyelimuti TPS Binaliw di Kota Cebu, Filipina Tengah. Hingga Sabtu (10/1/2026), tim penyelamat terus menggali puing-puing dan tumpukan sampah setinggi gedung 20 lantai untuk mencari puluhan pekerja yang tertimbun longsoran raksasa.

Bencana terjadi pada Kamis lalu, saat tumpukan sampah tiba-tiba runtuh, menimpa area perkantoran dan asrama staf. Otoritas setempat mengonfirmasi empat orang tewas, sementara 34 lainnya masih hilang.

Petugas penyelamat yang dibekali helm pelindung dan alat berat menghadapi kondisi medan yang sangat tidak stabil. Jo Reyes, petugas penyelamat Cebu, menjelaskan:

“Operasi berlangsung terus-menerus, tapi sesekali kami harus berhenti karena timbunan sampah bergeser. Ini sangat berbahaya bagi tim di lapangan.”

Anggota dewan kota, Joel Garganera, menambahkan bahwa sampah bercampur potongan baja berat, menyulitkan proses evakuasi. Meski peluang menipis, tim tetap berharap keajaiban terjadi. Hingga kini, 12 pekerja berhasil diselamatkan dan menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kami berdoa untuk sebuah keajaiban. Banyak keluarga masih berharap anggota mereka ditemukan selamat,” ujar Garganera.

TPS Binaliw memproses sekitar 1.000 ton sampah padat setiap hari dan menjadi satu-satunya fasilitas pengolahan sampah untuk Kota Cebu dan sekitarnya. Garganera memperingatkan, kondisi gunungan sampah yang menyerap air hujan membuatnya sangat berat dan mudah longsor:

“Tidak perlu menjadi ahli untuk menyadari bahwa insiden ini akan terjadi. Setiap hujan meningkatkan risiko longsor.”

Baca Juga : Trump Tegaskan AS Akan Pertahankan Kendali atas Venezuela Lebih Lama

Rita Cogay (49), operator mesin pemadat, selamat secara ajaib karena keluar sebentar untuk minum air sebelum longsoran menghantam kantor.

“Suaranya sangat keras, saya pikir ada helikopter yang jatuh. Saat saya menoleh, bangunan dan tumpukan sampah besar sudah runtuh,” ungkapnya.

Tragedi ini tidak hanya menjadi bencana kemanusiaan, tetapi juga menimbulkan krisis pembuangan sampah di Cebu, mengingat TPS Binaliw adalah satu-satunya penyedia layanan pengolahan sampah di wilayah tersebut. (ing)

 

Sumber :

AFP

ASEAN United: Target Ambisius Nol Kematian Akibat Dengue

BERIKABARNEWS l – Negara-negara di kawasan Asia Tenggara...

Ilustrasi - ASEAN Dengue Day 2026 dengan tema pencegahan demam berdarah di kawasan Asia Tenggara.

Trump Klaim Pertahanan Iran Lumpuh, AS Siap Rebut Pulau Kharg

BERIKABARNEWS l – Presiden Amerika Serikat Donald Trump...

Donald Trump menyampaikan pernyataan terkait konflik Iran dan rencana pengambilalihan Pulau Kharg.

Hizbullah Tolak Gencatan Senjata AS, Konflik Lebanon dan Israel Kian Memanas

BERIKABARNEWS l BEIRUT – Ketegangan di Timur Tengah...

Naim Qassem terkait penolakan gencatan senjata Amerika Serikat dalam konflik Lebanon–Israel.

Timur Tengah Memanas, Rudal Iran ke Bahrain dan Kuwait Dicegat AS

BERIKABARNEWS l – Ketegangan di kawasan Teluk kembali...

Rudal Iran mengarah ke Bahrain dan Kuwait di kawasan Timur Tengah.

Dihantam Krisis Energi dan Kebijakan BOJ, Yen Jepang Terus Terpuruk

BERIKABARNEWS l TOKYO – Nilai tukar yen Jepang...

Ilustrasi mata uang yen Jepang di tengah pelemahan nilai tukar terhadap dolar Amerika Serikat.

Di Tengah Krisis Avtur, Tony Fernandes Siapkan Maskapai Baru

BERIKABARNEWS l – Industri penerbangan global tengah menghadapi...

Tony Fernandes terkait rencana ekspansi maskapai baru AirAsia di tengah krisis avtur global.

berita terkini