Menlu Sugiono Usung Diplomasi Ketahanan di Tengah Gejolak Global

Menlu Sugiono menyampaikan pidato Diplomasi Ketahanan pada PPTM 2026 di Jakarta. (instagram.com/sugiono_56)

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, resmi memperkenalkan paradigma Diplomasi Ketahanan sebagai fondasi utama politik luar negeri Indonesia. Gagasan strategis ini disampaikan dalam pidato kunci pada Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Di tengah ketidakpastian global yang kian meningkat, Sugiono menegaskan Indonesia tidak bisa lagi bergantung semata pada kekuatan aliansi eksternal. Menurutnya, posisi tawar Indonesia di panggung internasional hanya akan kuat jika ditopang ketahanan nasional yang kokoh dari dalam negeri.

Dalam pidatonya, Menlu Sugiono menekankan bahwa kekuatan diplomasi tidak dapat dipinjam dari negara lain. Stabilitas domestik menjadi penentu utama sejauh mana sebuah negara mampu menentukan arah kebijakan luar negerinya secara mandiri.

“Ketahanan ini tidak bisa dipinjam. Ketahanan ini harus dibangun dari dalam. Karena di dunia yang tidak pasti, hanya negara yang kuat di dalam yang akan memiliki daya tawar di luar,” ujar Sugiono.

Indonesia, lanjut Sugiono, tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri Bebas Aktif sebagaimana diamanatkan konstitusi. Namun, prinsip tersebut harus dijalankan secara dinamis dan adaptif.

Dalam situasi global saat ini, fokus diplomasi bukan lagi soal memilih pihak, melainkan memastikan kemampuan bangsa untuk menentukan arah sendiri.

Ia menilai batas antara perdamaian dan konflik kini semakin kabur. Karena itu, kelangsungan hidup bangsa atau survival sangat bergantung pada ketahanan nasional yang kuat serta kemampuan membaca dan merespons perubahan global secara cepat.

“Bagi Indonesia, pilihan menjadi semakin jelas. Survival adalah soal memiliki ketahanan nasional yang kuat, disertai kapasitas untuk menentukan arah kita sendiri,” tambahnya.

Baca Juga : Kemlu RI Upayakan Pembebasan ABK WNI yang Diculik di Gabon

Menghadapi ancaman global yang bersifat multidimensi, mulai dari krisis energi dan pangan hingga ketegangan geopolitik, Sugiono menegaskan pentingnya diplomasi yang dibangun di atas prinsip kesiapsiagaan dan realisme.

Diplomasi Indonesia ke depan dituntut mampu menahan tekanan kepentingan kekuatan besar, mengelola risiko global, serta beradaptasi agar mampu bangkit lebih kuat dari setiap krisis.

Menariknya, Sugiono juga menekankan bahwa politik luar negeri memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Diplomasi tidak hanya soal hubungan antarnegara, tetapi juga menyangkut stabilitas harga pangan, akses terhadap teknologi, kualitas pendidikan, hingga perlindungan maksimal bagi warga negara Indonesia di luar negeri.

Dengan mengusung Diplomasi Ketahanan, Indonesia diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai jangkar stabilitas kawasan sekaligus tampil sebagai pemain global yang berdaulat, mandiri, dan memiliki kendali penuh atas masa depannya. *

 

Sumber :

InfoPublik.id

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sapudi, 231 Selamat dan 5 Meninggal Dunia

BERIKABARNEWS l SURABAYA – Tim SAR gabungan berhasil...

Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

KPK Dalami Korupsi Komisi Asuransi PT Pelni, Empat Tersangka Ditahan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Empat tersangka kasus dugaan korupsi komisi asuransi PT Pelni dan Jasindo saat menjalani penahanan di Gedung Merah Putih KPK.

Kopilot Malaysia Airlines Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Diduga Selundupkan 26 Kg Ekstasi

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Aparat gabungan Bea Cukai...

Petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta dan Bareskrim Polri menunjukkan barang bukti 26 kilogram ekstasi dan sabu dalam kasus penangkapan kopilot Malaysia Airlines di Bandara Soekarno-Hatta.

Satgas TMMD Bersama Warga Taklukkan Medan Terjal untuk Sukseskan Pengecoran Jalan

BERIKABARNEWS l PURWOREJO – Satgas TMMD Reguler ke-129...

Satgas TMMD bersama warga menarik arko berisi material saat melintasi medan terjal untuk mendukung pengecoran jalan di Desa Watuduwur, Purworejo.

Pasokan Air Terjaga, Pengecoran Jalan TMMD Reguler 129 di Watuduwur Berjalan Lancar

BERIKABARNEWS l PURWOREJO – Pasokan air untuk mendukung...

Kapten Inf Eko Setiawan memastikan pasokan air untuk pengecoran jalan TMMD Reguler ke-129 tetap lancar.

Satgas TMMD dan Warga Kompak Manfaatkan Kayu Bercabang untuk Angkut Material di Medan Terjal

BERIKABARNEWS l PURWOREJO – Kekompakan anggota Satgas TMMD...

Anggota Satgas TMMD bersama warga menarik arko bermuatan material menggunakan kayu bercabang di medan terjal Desa Watuduwur, Purworejo.

berita terkini