BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan komitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan Naik Dango ke-41 Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Kubu Raya. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, saat menerima audiensi panitia pelaksana di Pontianak, Senin (19/1/2026).
Audiensi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Yakobus Kumis, bersama jajaran Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kubu Raya selaku panitia pelaksana. Pertemuan ini bertujuan untuk memaparkan kesiapan panitia sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat demi kelancaran agenda budaya tahunan masyarakat Dayak tersebut.
Berdasarkan hasil keputusan Bahaupm pada pelaksanaan Naik Dango ke-40 di Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kubu Raya telah ditetapkan sebagai tuan rumah Naik Dango ke-41. Pusat kegiatan rencananya akan dipusatkan di Rumah Adat Dayak Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang.
Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, menegaskan bahwa pelaksanaan Naik Dango bukan sekadar seremoni adat, melainkan menjadi tanggung jawab bersama lintas sektor pemerintahan.
“Naik Dango merupakan event besar yang menjadi tanggung jawab bersama, baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota. Sinergi yang kuat sangat diperlukan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sukses,” ujar Krisantus.
Baca Juga : Domino Naik Kelas! ORADO Kalbar Gaspol Bina Atlet
Selain sebagai tradisi syukuran atas hasil panen masyarakat Dayak, Naik Dango juga dinilai memiliki dampak strategis bagi pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Kalbar berharap kegiatan ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya melalui penguatan sektor UMKM, ekonomi kreatif, dan pariwisata budaya.
“Naik Dango adalah agenda adat yang sangat penting. Selain bernilai sakral, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi pariwisata dan penggerak ekonomi masyarakat. Kami berharap pelaksanaannya berjalan aman, lancar, dan memberi manfaat luas,” tambahnya.
Panitia Usulkan Kehadiran Menteri Kebudayaan
Dalam kesempatan yang sama, Sekjen MADN Yakobus Kumis menyampaikan bahwa struktur kepanitiaan Naik Dango ke-41 telah terbentuk dan mulai bekerja sesuai tahapan persiapan. Pihaknya juga mengajukan permohonan kepada Wakil Gubernur Kalbar untuk membantu memediasi komunikasi dengan pemerintah pusat.
“Kami berharap Bapak Wakil Gubernur dapat memediasi pertemuan panitia dengan Menteri Kebudayaan. Harapannya, Menteri Kebudayaan dapat hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan Naik Dango ke-41 yang dijadwalkan pada 27 April 2026,” ungkap Yakobus.
Kehadiran perwakilan pemerintah pusat diharapkan dapat memperluas gaung pelaksanaan Naik Dango, sehingga tradisi dan budaya Kalimantan Barat semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional.*
Sumber :
MC Kalbar
