Budayakan Gotong Royong, Pemkot Pontianak Gelar Aksi Bersih Lingkungan Serentak

Aksi gotong royong serentak membersihkan lingkungan di enam kecamatan.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak kembali menguatkan budaya gotong royong melalui aksi bersih-bersih lingkungan yang digelar serentak di enam kecamatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memimpin langsung aksi gotong royong di sepanjang Jalan Budi Karya, Kecamatan Pontianak Selatan, Minggu (3/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia turut berbaur dengan warga membersihkan rumput dan tanaman liar di sepanjang jalan.

Edi menegaskan, gotong royong harus menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan masyarakat, bukan sekadar kegiatan sesaat. Menurutnya, budaya ini penting untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, tertata, dan nyaman.

“Gotong royong ini kita lakukan untuk membersihkan lingkungan, memperbaiki dan meningkatkan kualitas prasarana lingkungan supaya semakin baik. Ini juga momentum bagaimana kita membiasakan lingkungan kita bersih dan tertata,” ujarnya.

Baca Juga : Festival Mattompang Perkaya Khazanah Budaya Pontianak

Ia menjelaskan, seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas masyarakat, Kota Pontianak menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas lingkungan, terlebih dengan keterbatasan lahan yang ada.

Menurutnya, pengelolaan lingkungan yang baik, termasuk penghijauan dan kebersihan, akan memberikan dampak besar terhadap kenyamanan kota.

“Kalau lahan yang terbatas ini kita jaga dan tata dengan baik, termasuk kualitas dan penataannya, maka dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan,” katanya.

Edi juga menyoroti kondisi geografis Pontianak yang memiliki karakter unik sebagai wilayah dataran rendah dengan tanah endapan dan lahan gambut. Kondisi ini membuat kota kerap menghadapi tantangan genangan saat hujan lebat maupun air pasang.

“Tantangan kita adalah genangan. Saat air pasang, ada beberapa titik yang berada di bawah permukaan air laut. Kalau hujan lebat dan air pasang tinggi, airnya lambat surut,” jelasnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama warga membersihkan lingkungan dalam aksi gotong royong di Jalan Budi Karya Pontianak Selatan.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama warga membersihkan lingkungan dalam aksi gotong royong di Jalan Budi Karya Pontianak Selatan.

Baca Juga : Wali Kota Edi ajak Pemuda Pancasila Kolaborasi Bangun Pontianak

Di lokasi berbeda, Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, juga memimpin aksi gotong royong di Jalan Ya’M Sabran, Kecamatan Pontianak Timur. Ia mengajak masyarakat untuk terus melestarikan budaya gotong royong sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan keindahan kota.

Menurutnya, gotong royong merupakan warisan budaya bangsa yang telah mengakar di berbagai suku di Indonesia dan perlu terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Gotong royong ini adalah warisan budaya leluhur yang harus kita lestarikan. Semua suku bangsa di Indonesia memiliki nilai gotong royong yang sudah diwariskan sejak dahulu,” ujarnya.

Bahasan juga menekankan bahwa kegiatan gotong royong tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai sosial dan spiritual.

Ia mengingatkan bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian dari nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Jangan kita anggap kegiatan seperti ini tidak bernilai. Justru gotong royong ini memiliki manfaat besar karena kita menjaga kebersihan dan memberikan dampak positif bagi banyak orang,” imbuhnya.

Baca Juga : Dorong PRP Jadi Event Tetap Hari Jadi Kota Pontianak

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, yang memimpin aksi gotong royong di Jalan Ampera, Kecamatan Pontianak Kota, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ia menyebut, gotong royong bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap tempat tinggal.

“Kegiatan ini bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kebersamaan dan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat kita tinggal,” ujarnya.

Amirullah juga menekankan peran penting Ketua RT dan RW sebagai ujung tombak dalam menggerakkan masyarakat di tingkat lingkungan.

“RT dan RW menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi sekaligus menggerakkan warga untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan,” pungkasnya.*

Jemaah Haji Pontianak Tiba di Batam, Bahasan Doakan Raih Haji Mabrur

BERIKABARNEWS l BATAM – Ratusan jemaah haji asal...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyambut kedatangan para jemaah haji asal Pontianak yang tiba di Asrama Haji Batam.

Keterbukaan Informasi Jadi Ukuran Kinerja Pemerintah, PPID Diminta Pahami Aturan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Keterbukaan informasi publik menjadi...

Sosialisasi dan Bimtek Keterbukaan Informasi Publik bagi PPID di lingkungan Pemkot Pontianak.

PAD Lampaui Target, Pemkot Pontianak Perkuat Pajak dan Efisiensi Anggaran

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Sejumlah warga memanfaatkan layanan jemput pajak (Gokatan) di kecamatan untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Hujan Deras dan Air Pasang, Pontianak Dilanda Banjir

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kota Pontianak dilanda banjir...

Genangan banjir merendam Jalan Perdana Pontianak akibat hujan deras dan air pasang Sungai Kapuas yang terjadi bersamaan.

SMPN 8 Pontianak Terapkan Konsep Sekolah Hijau Berbasis Digital

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – SMP Negeri 8 Kota...

Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Muchammad Yamin, melakukan penanaman pohon secara simbolis saat peluncuran Program Digulis Ceria di SMPN 8 Pontianak.

Pontianak Dukung Sensus Ekonomi 2026 Berkualitas, Perkuat Data Pembangunan Daerah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menyatakan...

Para petugas Sensus Ekonomi 2026 siap melaksanakan tugasnya.

berita terkini