BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Jajaran Polsek Anjongan bersama Tim Inafis Polres Mempawah menangani penemuan seorang pria yang meninggal dunia di Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjongan, Senin (19/1/2026) sore. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar.
Korban berinisial AR (29) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumah orang tuanya sekitar pukul 15.30 WIB. Penemuan pertama kali dilakukan oleh ayah kandung korban setelah yang bersangkutan tidak merespons panggilan keluarga sejak siang hari.
Kapolsek Anjongan, Iptu Andrianto, menjelaskan bahwa pihak keluarga mulai merasa khawatir karena pintu kamar korban terkunci dari dalam dan tidak ada jawaban saat dipanggil berulang kali.
“Karena tidak ada respons, keluarga akhirnya membuka pintu kamar secara paksa. Saat itu korban ditemukan dalam keadaan tergantung dan sudah meninggal dunia,” terang Iptu Andrianto.
Peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan diteruskan ke Polsek Anjongan untuk penanganan lebih lanjut. Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi guna mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan awal.
Pada malam harinya sekitar pukul 19.30 WIB, Tim Inafis Polres Mempawah turut diterjunkan untuk melakukan olah TKP secara menyeluruh. Pemeriksaan medis awal di lokasi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan bekas penganiayaan. Namun terdapat bekas jeratan di leher yang mengarah pada dugaan gantung diri,” jelas Kapolsek.
Baca Juga : Pemancing Hilang di Sungai Cabang Ruan, Operasi SAR Dihentikan
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui tengah menghadapi tekanan batin akibat persoalan rumah tangga. Istri korban disebut telah meninggalkan rumah sekitar lima bulan lalu dengan membawa anak mereka, yang diduga turut memengaruhi kondisi psikologis korban.
Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan seluruh fakta dan kronologi kejadian. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Polsek Anjongan juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi mental dan psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar, serta tidak ragu untuk mencari bantuan apabila menghadapi tekanan berat dalam kehidupan sehari-hari. *
