Pemkot Pontianak Lindungi 5.747 RT/RW dan Relawan lewat Jaminan Sosial

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak Suhur Ali menandatangani Nota Kesepakatan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Ketua RT/RW, kader posyandu, pekerja sosial dan lainnya.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pelayan masyarakat, mulai dari Ketua RT/RW, kader posyandu, pekerja sosial keagamaan penerima insentif, relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) bencana, hingga petugas pemadam kebakaran.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemkot Pontianak dan BPJS Ketenagakerjaan di Ruang VIP Wali Kota Pontianak, Rabu (11/2/2026). Pada tahap awal, sebanyak 5.747 peserta telah terakomodir dalam program perlindungan ini dan jumlahnya akan terus bertambah.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kerja sama ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi para ujung tombak pelayanan masyarakat yang memiliki risiko kerja cukup tinggi.

“RT dan RW adalah garda terdepan pemerintah di lingkungan masyarakat. Begitu juga kader posyandu, pekerja sosial keagamaan, relawan bencana, dan petugas damkar. Mereka bekerja dengan risiko, sehingga sudah sepatutnya mendapatkan perlindungan jaminan sosial,” ujarnya.

Menurut Edi, Pemkot Pontianak berkomitmen memperluas cakupan kepesertaan agar semakin banyak pekerja rentan yang terlindungi. Ia menegaskan, ketika terjadi risiko kerja, peserta dan keluarganya tidak boleh dibiarkan tanpa perlindungan.

“Kita ingin membangun sistem perlindungan sosial yang kuat dan berkeadilan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan,” tambahnya.

Baca Juga : Amirullah Tegaskan Disiplin dan Profesionalisme ASN PPPK Paruh Waktu

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak Suhuri Ali menyebutkan, relawan damkar saat ini masih dalam proses pendataan namun secara prinsip sudah masuk dalam kesepakatan kerja sama.

Ia juga memaparkan bahwa tingkat Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kota Pontianak pada 2025 mencapai 40,37 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 45 persen pada 2026. Sepanjang 2025, untuk kepesertaan yang dibiayai APBD Kota, telah dibayarkan 73 klaim senilai Rp3,06 miliar. Sementara secara keseluruhan di Kota Pontianak, tercatat 11.343 klaim dengan total Rp141,5 miliar.

“Total iuran untuk segmen yang dibiayai APBD sekitar Rp353 juta. Ini menunjukkan manfaat perlindungan benar-benar dirasakan peserta,” jelasnya.

Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan juga akan memperkuat pengawasan kepatuhan perusahaan agar mendaftarkan pekerjanya, sekaligus melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha mikro guna mendorong peningkatan jumlah pekerja yang terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dengan langkah ini, Pemkot Pontianak berharap perlindungan sosial bagi pekerja rentan semakin luas dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. *

Antisipasi ISPA, TP PKK Pontianak Bagikan Masker di Bundaran Digulis

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tim Penggerak (TP) PKK...

Ketua TP PKK Kota Pontianak membagikan masker kepada pengendara sepeda motor di kawasan bundaran Tugu Digulis Untan, Rabu (19/8/2026).

60 Relawan Duta Sanitasi Bantu Edukasi SPALD-T ke Masyarakat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 60 relawan Duta...

Duta Sanitasi Pontianak Yanieta Arbiastutie mengukuhkan Relawan Duta Sanitasi dalam Kick-off Pembangunan SPALD-T Kota Pontianak di Hotel Ibis, Rabu (19/8/2026).

Pembangunan SPALD-T Pontianak Masuk Tahap Konstruksi, Target 15 Ribu Sambungan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pembangunan Sistem Pengelolaan Air...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memotong tumpeng dalam Kick-off Pembangunan SPALD-T Kota Pontianak di Hotel Ibis, Rabu (19/8/2026).

Komisi II DPRD Pontianak Tinjau CCTV dan Layanan Smart City di Diskominfo

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Komisi II DPRD Kota...

Komisi II DPRD Kota Pontianak meninjau pengelolaan CCTV dan fasilitas Pontianak Smart City di Diskominfo.

Literasi Masyarakat Didorong, Perpustakaan Pontianak Hadirkan Layanan Inklusif

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Perpustakaan Kota Pontianak terus...

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak Sri Sujiarti saat memberikan keterangan terkait layanan perpustakaan inklusif.

Pontianak Raih Dua Penghargaan dari Kementerian Hukum

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak meraih...

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kalbar Jonny P Simamora menyerahkan penghargaan kepada Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah dalam rangkaian Upacara Hari Pengayoman di halaman Kanwil Kemenkum Kalbar, Rabu (19/8/2026).

berita terkini