BERIKABARNEWS l SEOUL – Samsung Electronics dikabarkan akan memulai produksi massal chip memori generasi terbaru High-Bandwidth Memory (HBM4) pada Februari 2026. Langkah strategis ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan Nvidia sekaligus mengejar ketertinggalan dari pesaing utamanya, SK Hynix, di pasar memori untuk kecerdasan buatan.
Mengutip laporan Reuters, Senin (26/1/2026), Samsung tengah mempercepat ekspansi bisnis chip memorinya guna mengamankan posisi sebagai pemasok utama komponen krusial bagi akselerator AI Nvidia. Sebelumnya, keterlambatan pasokan chip sempat berdampak pada kinerja pendapatan dan pergerakan saham Samsung sepanjang tahun lalu.
Kabar tersebut diperkuat oleh laporan Korea Economic Daily yang menyebutkan bahwa Samsung telah lolos uji kualifikasi HBM4 untuk Nvidia maupun AMD. Meski manajemen Samsung belum memberikan pernyataan resmi, respons pasar terpantau positif. Saham Samsung naik 2,2 persen pada perdagangan pagi, sementara saham SK Hynix justru terkoreksi 2,9 persen.
Persaingan di sektor memori AI pun kian ketat. SK Hynix sebelumnya mengumumkan akan mengaktifkan pabrik barunya, M15X di Cheongju, Korea Selatan, pada bulan depan untuk memproduksi chip HBM. Langkah ini menegaskan posisi SK Hynix sebagai pemain dominan di segmen memori berkecepatan tinggi.
Baca Juga : Hyundai Recall 83.877 Mobil di AS akibat Gangguan Panel Instrumen
Ketatnya persaingan semakin terasa setelah CEO Nvidia Jensen Huang menyatakan bahwa platform chip terbaru Nvidia, Vera Rubin, telah memasuki tahap produksi penuh. Platform tersebut akan dipadukan dengan chip memori HBM4 yang dipasok oleh Samsung maupun SK Hynix.
Saat ini, investor menantikan laporan keuangan kuartal keempat dari kedua perusahaan yang dijadwalkan rilis pada Kamis mendatang. Laporan tersebut diperkirakan akan memberikan gambaran mengenai volume pesanan HBM4, target distribusi sepanjang 2026, serta strategi pengembangan memori canggih untuk pasar AI global.
Dengan dimulainya produksi HBM4 untuk Nvidia pada Februari 2026, Samsung diproyeksikan berpeluang merebut kembali pangsa pasar memori AI yang selama ini didominasi oleh SK Hynix. *
Sumber :
Reuters
