BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, kerap terlihat berangkat kerja menggunakan sepeda motor dari kediamannya menuju Kantor Gubernur Kalbar. Kebiasaan tersebut juga ia lakukan saat menghadiri berbagai agenda resmi.
Pantauan di lapangan, Krisantus tampak santai datang dan pulang dengan kendaraan roda dua, termasuk ketika menghadiri kegiatan di salah satu hotel di Pontianak. Dalam setiap aktivitasnya, ia tetap didampingi ajudan dan petugas protokol.
Menanggapi sorotan publik, Krisantus menegaskan bahwa pilihannya menggunakan sepeda motor bukan bentuk pencitraan, melainkan bagian dari prinsip hidup yang telah ia pegang sejak lama.
“Kalau dulu hidup pakai sandal, jangan lupa pakai sandal. Jangan karena sudah pakai sepatu lalu lupa sama sandal. Saya lahir dari orang kecil, dulu ke mana-mana jalan kaki dan sudah bersyukur kalau bisa pakai motor. Jabatan tidak bisa mengubah hidup saya,” ujarnya.
Baca Juga : Wagub Krisantus Dukung BBPOM Pontianak Menuju WBBM
Ia mengaku sempat membaca komentar yang menilai kebiasaannya tersebut sebagai upaya membangun citra. Namun menurutnya, anggapan itu tidak tepat.
“Ada yang bilang ini pencitraan. Memangnya pejabat tidak boleh naik motor? Kalau ada yang berkomentar begitu, silakan datang ke Kantor Gubernur, kita berdiskusi. Saya ingin belajar, seperti apa hidup yang benar itu,” katanya.
Krisantus menegaskan, menggunakan sepeda motor atau bahkan sepeda bukanlah hal luar biasa bagi pejabat publik. Ia ingin menunjukkan bahwa pejabat pemerintah seharusnya tampil sederhana dan dekat dengan masyarakat.
“Masak tidak boleh pakai motor atau sepeda? Ini bukan hal yang luar biasa. Saya ingin pejabat itu biasa-biasa saja,” tegasnya.
Menurutnya, sikap sederhana tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa jabatan adalah amanah, bukan simbol untuk menjauh dari kehidupan rakyat sehari-hari. (ndo)
