Wagub Krisantus Dukung BBPOM Pontianak Menuju WBBM

Wagub Kalbar Krisantus menghadiri kegiatan penguatan pengawasan obat dan makanan BBPOM Pontianak di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalbar.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong penguatan reformasi birokrasi dan pelayanan publik. Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus, menghadiri kegiatan Penguatan Pengawasan Obat dan Makanan dalam rangka komitmen menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang digelar Balai Besar POM (BBPOM) Pontianak, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalbar ini menjadi bagian dari upaya membangun Zona Integritas sekaligus meningkatkan kualitas pengawasan obat dan makanan di wilayah Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Krisantus menegaskan bahwa predikat WBBM bukan sekadar target administratif, melainkan bentuk perubahan budaya kerja birokrasi agar lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Pembangunan WBBM adalah perubahan budaya kerja agar birokrasi benar-benar melayani. BBPOM memiliki peran strategis karena menyangkut langsung keselamatan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya jaminan keamanan, mutu, dan khasiat produk obat serta makanan yang beredar di tengah masyarakat sesuai regulasi yang berlaku.

Krisantus juga menyoroti tantangan pengawasan di Kalbar yang memiliki garis perbatasan darat panjang. Kondisi ini dinilai rawan terhadap masuknya produk ilegal melalui jalur tidak resmi.

“Wilayah perbatasan kita sangat luas dan masih ada titik yang sulit terpantau. Penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi dan manajemen risiko menjadi hal yang mutlak,” tegasnya.

Baca Juga : Kalbar Bangun Rumah Adat Tionghoa, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Semangat Tidayu

Selain memperkuat pengawasan, Wagub meminta BBPOM aktif mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor makanan, minuman, dan obat tradisional. Edukasi berkelanjutan serta pendampingan sertifikasi dinilai penting agar produk UMKM mampu memenuhi standar keamanan dan naik kelas.

Menurutnya, sinergi lintas sektor antara BBPOM, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci keberhasilan pengawasan di wilayah yang luas seperti Kalbar.

Komitmen menuju WBBM diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BBPOM Pontianak untuk terus meningkatkan integritas, menolak gratifikasi, serta memberikan pelayanan terbaik demi melindungi kesehatan masyarakat Kalimantan Barat.*

 

Sumber :

MC Kalbar

Pemprov Kalbar Siagakan Dua Rumah Oksigen Gratis di Tengah Kabut Asap

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Pemprov Kalbar menyiagakan dua Rumah Oksigen gratis untuk warga terdampak kabut asap di Pontianak.

Ketapang dan Kubu Raya Dominasi Titik Api, Karhutla Kalbar Terus Ditangani

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kebakaran hutan dan lahan...

Penanganan karhutla di Kalimantan Barat dengan titik api dominan di kawasan gambut Ketapang dan Kubu Raya.

Cegah Korupsi, Gubernur Ria Norsan Minta ASN Kalbar Perkuat Integritas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan saat membuka Rakor Sosialisasi Antikorupsi Terintegrasi 2026 di Balai Petitih, Selasa (15/9/2026).

Intrusi Air Laut Bikin PDAM Asin, Pemprov Kalbar Salurkan Air Bersih

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Intrusi air laut membuat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau penyaluran air bersih untuk warga Pontianak.

Erlina Ria Norsan Tekankan Ketahanan Keluarga di Safari Dakwah Maulid Nabi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ketua TP PKK Provinsi...

Erlina Ria Norsan menghadiri Safari Dakwah Maulid Nabi di Pendopo Gubernur Kalbar.

Ria Norsan Terima 12 Peserta Sespimti Polri untuk Cegah Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Ria Norsan menerima 12 peserta Sespimti Polri untuk memperkuat pencegahan karhutla di Kalbar

berita terkini