Operasi Imigrasi Johor, Tiga WNI Diamankan dalam Razia PATI

Petugas Imigrasi Johor saat menggelar operasi penertiban pendatang asing tanpa izin.

BERIKABARNEWS l JOHOR – Departemen Imigrasi Negeri Johor (JIM) bersama Polis Diraja Malaysia kembali menggelar operasi terpadu berskala besar di sejumlah lokasi di wilayah Johor, Malaysia. Dalam razia yang dimulai pukul 09.00 waktu setempat tersebut, petugas mengamankan 26 warga negara asing, termasuk tiga wanita warga negara Indonesia (WNI).

Operasi ini difokuskan untuk memberantas pendatang asing tanpa izin (PATI) serta menindak penyalahgunaan izin tinggal.

Direktur Imigrasi Negeri Johor, Datuk Mohd Rusdi Mohd Darus, menyebut para tahanan berusia antara 19 hingga 48 tahun. Selain tiga WNI, turut diamankan warga negara Myanmar, Bangladesh, dan Nepal.

Mereka diduga melanggar ketentuan dalam Jabatan Imigresen Malaysia berdasarkan Akta Imigrasi 1959/63 dan Peraturan Imigrasi 1963.

Sejumlah pelanggaran yang umum ditemukan dalam operasi serupa antara lain masuk tanpa dokumen sah, melebihi masa izin tinggal (overstay), hingga menyalahgunakan pas kunjungan sosial untuk bekerja secara ilegal.

Seluruh warga asing yang diamankan, termasuk tiga WNI, kini ditempatkan di Depot Imigrasi Setia Tropika guna menjalani proses penyelidikan lanjutan.

Petugas akan memverifikasi status kewarganegaraan serta kelengkapan dokumen sebelum menentukan langkah hukum berikutnya, baik berupa deportasi maupun proses peradilan.

Baca Juga : Imigrasi Malaysia Gelar OPS SAPU di Kuching, Tiga WNI Diamankan

Selain itu, pihak imigrasi turut mengeluarkan lima surat panggilan saksi (Form 29) kepada pemilik usaha yang diduga mempekerjakan tenaga kerja ilegal.

“Kami bergerak tegas dan tanpa kompromi untuk memerangi kehadiran pendatang ilegal serta penyalahgunaan pas imigrasi,” tegas Datuk Mohd Rusdi dalam pernyataan resminya.

Otoritas Malaysia memastikan operasi serupa akan terus dilakukan secara rutin. Kondisi ini menjadi pengingat bagi WNI yang berada di Malaysia agar memastikan paspor dan izin kerja tetap aktif serta sesuai dengan sektor pekerjaan yang dijalankan.

WNI juga diimbau mematuhi hukum setempat untuk menghindari risiko penangkapan hingga daftar cekal masuk. Jika menghadapi kendala dokumen, masyarakat dapat berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru guna memperoleh pendampingan dan informasi resmi.*

Sarawak Siap Beri Bantuan Tangani Kabut Asap Kalbar

BERIKABARNEWS l KUCHING – Pemerintah Sarawak menyatakan siap...

Datuk Len Talif Salleh menyampaikan kesiapan Sarawak membantu Indonesia menangani karhutla dan kabut asap. (Foto: facebook.com/lentalif.salleh.7)

Kamar Terkunci dari Dalam, WNI Ditemukan Tak Bernyawa di Miri

BERIKABARNEWS l MIRI – Seorang perempuan Warga Negara...

Petugas BBP Lopeng melakukan evakuasi terhadap seorang WNI yang ditemukan meninggal di kamar sewanya di Miri, Sarawak. (Suara Sarawak)

60 Tahun Perjanjian Damai, Sarawak Kenang Pengorbanan Veteran Konfrontasi

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sarawak mengenang jasa personel...

Veteran Konfrontasi menghadiri peringatan 60 tahun Perjanjian Damai Malaysia-Indonesia di Kuching, Sarawak. (Foto: facebook.com/YBKarimHamzah)

Diguyur Hujan Dua Hari, Udara Kuching Berangsur Baik

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kualitas udara di Kota...

Suasana Kuching Waterfront kembali ramai setelah kualitas udara Kuching berangsur membaik usai hujan dua hari.

Tanpa Jangkar di Perairan Bintulu, Kapal Tunda Diawaki 4 WNI Ditahan

BERIKABARNEWS l BINTULU – Sebuah kapal tunda atau...

Kapal tunda yang ditahan Maritim Malaysia di perairan Bintulu karena diduga beroperasi tanpa jangkar. (Foto: facebook.com/maritimmalaysia)

Akhirnya Hadir di Sarawak, IKEA Buka Toko Pertama di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – IKEA Malaysia akhirnya memperluas...

IKEA akan membuka toko pertama di Kuching, Sarawak, pada Desember 2026. (Foto: instagram.com/ikeamalaysia)

berita terkini