Ribuan WNI di Kamboja Dipulangkan Usai Terlibat Online Scam

Proses pemulangan WNI dari Kamboja melalui pendampingan KBRI Phnom Penh sebelum keberangkatan ke Indonesia.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mempercepat proses pemulangan ribuan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak operasi pemberantasan sindikat penipuan daring di Kamboja. Langkah ini menjadi prioritas menyusul batas waktu yang diberikan otoritas setempat terkait keberadaan para WNI tersebut.

Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus dilakukan guna menjajaki berbagai opsi percepatan pemulangan.

Berdasarkan data dari KBRI Phnom Penh, tercatat 4.254 WNI eks sindikat online scam melapor dalam periode 16 Januari hingga 15 Februari 2026. Dari jumlah tersebut, 2.007 orang telah memperoleh keringanan denda keimigrasian dari pemerintah Kamboja.

“Kami terus berkoordinasi untuk menjajaki opsi percepatan pemulangan. Saat ini, hampir seribu orang sudah memiliki tiket penerbangan mandiri dengan jadwal keberangkatan bertahap hingga 4 Maret 2026,” ujar Heni dalam keterangan resminya, Kamis (19/2/2026).

Untuk mendukung kelancaran administrasi, KBRI Phnom Penh juga telah menerbitkan 1.427 Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI yang paspornya ditahan atau hilang, sehingga mereka dapat kembali ke Indonesia tanpa hambatan dokumen.

Baca Juga : 10 WNI Korban Online Scam Dipulangkan dari Kamboja

Dari hasil asesmen awal terhadap 3.917 WNI, Kemlu tidak menemukan indikasi kuat adanya korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Sebaliknya, sebagian besar yang bersangkutan mengakui keterlibatan secara sadar dalam aktivitas ilegal tersebut.

Heni menegaskan, setibanya di Tanah Air, para WNI tersebut akan menjalani proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. “Proses pemulangan ini akan diikuti dengan penegakan hukum di dalam negeri,” tegasnya.

Saat ini sekitar 1.200 WNI masih berada di fasilitas penampungan sementara yang difasilitasi melalui koordinasi antara KBRI dan otoritas Kamboja, sembari menunggu penyelesaian administrasi dan jadwal penerbangan.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri dengan iming-iming gaji tinggi namun tidak jelas legalitasnya, khususnya pada sektor digital yang rawan praktik penipuan.*

 

Sumber :

Kemlu

Indonesia–India Perkuat Kemitraan Digital, Fokus AI hingga Semikonduktor

BERIKABARNEWS l NEW DELHI – Indonesia dan India...

Wamenkomdigi Nezar Patria saat menghadiri pertemuan bilateral membahas penguatan kerja sama digital Indonesia–India.

Prabowo Bawa Kabar Baik dari AS, Perjanjian Dagang RI–Amerika Segera Final

BERIKABARNEWS l WASHINGTON DC – Presiden Republik Indonesia,...

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan sambutan pada Gala Iftar Dinner Business Summit di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC.

Prabowo Subianto Tegaskan Komitmen Bangun SDM dan Tekan Stunting di Forum AS

BERIKABARNEWS l WASHINGTON DC – Presiden Republik Indonesia,...

Presiden Prabowo Subianto saat berbicara dalam Business Summit di Washington DC.

Prakiraan Cuaca 18 Februari 2026: BMKG Peringatkan Hujan Petir di Sejumlah Wilayah

BERIKABARNEWS l – Masyarakat yang berencana beraktivitas di...

Ilustrasi hujan petir di kawasan perkotaan saat prakiraan cuaca BMKG 18 Februari 2026.

Wamenag Ajak Jaga Harmoni Ramadan 1447 H, Tegaskan Tak Ada Sweeping

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Wakil Menteri Agama R....

Wamenag R. Muhammad Syafi'i memberikan keterangan usai Sidang Isbat Ramadan 1447 H di Jakarta.

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Penantian umat Islam di...

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengumumkan hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/2/2026) malam.

berita terkini