BERIKABARNEWS l SUNGAI RAYA – Pembenahan infrastruktur dan akses menjadi fokus utama penataan Pasar Bahagia di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memastikan pasar rakyat tersebut akan berbenah secara menyeluruh demi menghadirkan fasilitas yang lebih nyaman, tertib, dan representatif bagi pedagang maupun pembeli.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmen itu saat meninjau langsung kondisi pasar pada Kamis (26/2/2026). Ia memastikan program pembenahan akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun ini agar realisasinya dapat segera berjalan.
Menurut Sujiwo, pembenahan Pasar Bahagia tidak hanya menyasar tampilan fisik, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat. Infrastruktur yang baik, akses yang lancar, serta pengelolaan retribusi yang transparan diyakini mampu mendorong perputaran ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.
Akses masuk utama yang selama ini dikeluhkan pedagang dan pengunjung mulai dikerjakan agar mobilitas lebih lancar. Pemerintah daerah juga merencanakan pemasangan kanopi sebagai peneduh, sehingga aktivitas jual beli tetap nyaman saat panas maupun hujan. Penataan dan pengerasan halaman pasar akan dilakukan untuk mengatasi genangan dan becek ketika musim hujan.
Selain itu, pembangunan akses jalan belakang yang menembus ke Jalan Parit Jepang diharapkan memperkuat konektivitas dan mendukung distribusi barang.
Sujiwo menekankan, pengelolaan retribusi harus dilakukan secara profesional dan akuntabel. Pendapatan yang dihimpun dari pedagang akan dikembalikan dalam bentuk peningkatan fasilitas pasar, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pasar yang punya potensi sumbangsih retribusi ini akan kita kelola untuk meng-upgrade dan menyempurnakan fasilitas di sini. Jadi manfaatnya kembali dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga : Safari Ramadan di Sungai Kupah, Sujiwo Serap Aspirasi dan Fokus Infrastruktur
Di sisi lain, penataan pedagang juga dilakukan secara humanis. Pedagang yang sebelumnya berjualan di bahu jalan atau area depan pasar kini mulai masuk ke lokasi yang telah disediakan. Pemerintah memastikan penataan tidak mematikan mata pencaharian warga, terutama menjelang dan selama bulan suci Ramadan.
“Di bulan baik ini, pedagang tidak boleh putus rezekinySujiwoa. Kita berikan solusi; yang jual sembako ada tempatnya, penjual kue kita siapkan tenda, dan penjual bawang kita siapkan mejanya. Semua harus tertata,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan pengelola pasar agar bekerja lebih tegas dan profesional dalam menjaga ketertiban serta kebersihan. Pembinaan rutin kepada pedagang dinilai penting agar pasar tetap nyaman dalam jangka panjang. Bahkan, penataan taman di kawasan pasar turut direncanakan untuk menghadirkan suasana yang lebih asri.
Dengan pembenahan infrastruktur dan akses yang terarah, Pasar Bahagia Kuala Dua diharapkan semakin berkembang sebagai pusat pergerakan ekonomi masyarakat Kubu Raya yang modern, tertib, dan berdaya saing.*
Sumber :
Prokopim Kubu Raya
