BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Memasuki bulan suci Ramadan, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menggelar Safari Ramadan di Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kota Pontianak.
Dalam suasana penuh keakraban, pertemuan tersebut tidak hanya diisi silaturahmi, tetapi juga pembahasan isu strategis daerah. Sejumlah persoalan menjadi perhatian, mulai dari angka pengangguran yang berada di kisaran 7,6 persen hingga upaya mengurai kemacetan akibat tingginya aktivitas logistik pelabuhan di jalur dalam kota.
Gubernur Ria Norsan menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara Pemprov dan Pemkot demi mempercepat realisasi proyek-proyek vital di ibu kota provinsi. Beberapa agenda strategis yang dibahas antara lain pembangunan Jembatan Garuda, pelebaran jalan, serta penataan ruang terbuka hijau (RTH) agar wajah Kota Pontianak semakin tertata dan nyaman.
Menurutnya, silaturahmi bukan sekadar tradisi, tetapi fondasi penting dalam memperlancar urusan pemerintahan dan pembangunan.
“Orang yang selalu menyambung tali silaturahmi, Allah akan berikan tiga kemudahan. Panjang umur yang berkah, dimudahkan rezekinya, dan dimudahkan segala urusannya,” ujar Ria Norsan dalam tausiyah singkatnya.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Dukung Percepatan Tol ke Pelabuhan Kijing
Safari Ramadan ini juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Bantuan diberikan kepada masjid dan surau, pondok pesantren, yayasan sosial, hingga masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, dukungan operasional juga disalurkan kepada petugas lapangan.
Tak hanya bantuan tunai dan sarana ibadah, Pemprov Kalbar turut menyerahkan bibit hortikultura serta sarana pertanian rumah tangga. Langkah ini menjadi strategi memperkuat ketahanan pangan keluarga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Program ini diharapkan mampu mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif sekaligus menekan beban pengeluaran rumah tangga.
Bagi Pemprov Kalbar, Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Melalui kebersamaan ini, sinergi pembangunan di Kota Pontianak diharapkan semakin solid dan berkelanjutan.
Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, Pontianak ditargetkan mampu tumbuh sebagai kota yang lebih berdaya saing, minim kemacetan, serta memiliki tingkat kesejahteraan masyarakat yang terus meningkat.*
