Edi Lantik 29 Pejabat, ASN Pontianak Diminta Gerak Cepat

Proses pelantikan 29 Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemkot Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, melantik 29 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Pelantikan berlangsung di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota, Senin (2/3/2026) siang.

Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong akibat pensiun, mutasi, maupun promosi jabatan sebelumnya. Edi menegaskan bahwa proses pengisian jabatan tidak berlangsung singkat karena harus melalui tahapan panjang, mulai dari pembahasan internal, pemetaan kebutuhan organisasi, hingga memperoleh pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Setiap pergeseran jabatan memiliki efek domino. Satu jabatan bergeser akan berpengaruh pada jabatan lainnya. Semua penempatan juga harus memenuhi persyaratan minimal dan melalui sistem informasi ASN,” ujarnya.

Menurutnya, beberapa usulan jabatan sempat tertolak dalam sistem karena belum memenuhi ketentuan teknis sehingga perlu dilakukan penyesuaian. Namun seluruh proses telah melalui mekanisme resmi dan konsultasi dengan BKN.

Edi mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang bersifat sementara. Karena itu, ia meminta seluruh pejabat yang dilantik bekerja optimal sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Jabatan ini hanya amanah. Bekerjalah secara maksimal, pahami persoalan di Kota Pontianak dan berikan kontribusi nyata,” tegasnya.

Sebagian pejabat yang dilantik mengalami kenaikan jenjang, sementara lainnya digeser sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta mendorong inovasi di perangkat daerah yang dinilai belum optimal.

Khusus bagi lurah dan camat, Wali Kota menekankan peran mereka sebagai ujung tombak pelayanan publik. Mereka dituntut responsif terhadap berbagai persoalan di lapangan, mulai dari kebakaran, bangunan tanpa izin, hingga persoalan lingkungan seperti sampah.

“Lurah dan camat harus menjadi yang pertama tahu dan turun ke lapangan. Koordinasi dengan RT dan RW harus diperkuat,” katanya.

Baca Juga : Air Tanah Jadi Objek Pajak Pemkot Pontianak

Dalam arahannya, Edi juga menyoroti pentingnya kemampuan adaptasi aparatur sipil negara (ASN) di era digitalisasi. Ia menilai pola pikir dan cara kerja birokrasi harus bergerak cepat tanpa meninggalkan aturan yang berlaku.

“Di era teknologi dan digital sekarang, ASN harus adaptif dan gerak cepat. Jangan lambat karena kita bisa tertinggal. Apalagi sekarang belum mulai bekerja, sudah viral di media sosial,” ujarnya.

Wali Kota memastikan akan mendukung setiap inovasi dan kreativitas yang berdampak positif bagi masyarakat. Meski demikian, ia mengakui Pemerintah Kota Pontianak masih menghadapi keterbatasan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun keuangan, sementara tuntutan pelayanan publik terus meningkat.

“Ini menjadi tantangan kita bersama untuk menjadikan Pontianak sebagai kota yang maju, sejahtera, dan membahagiakan masyarakat dengan dukungan infrastruktur yang representatif,” tutupnya.*

Polnep Terapkan Sistem Otomasi Hemat Energi di Masjid Al-Mukhlisin Singkawang

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Politeknik Negeri Pontianak (Polnep)...

Tim Politeknik Negeri Pontianak memasang sistem otomasi listrik hemat energi di Masjid Al-Mukhlisin, Singkawang Selatan.

Wako Edi: 72 Persen Pelaku UMKM di Pontianak Perempuan, Jadi Penopang Ekonomi Kota

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membuka Rakercab II IWAPI Kota Pontianak dan mengajak pengusaha perempuan memperkuat peran UMKM dalam perekonomian kota.

Eco Enzyme Tingkatkan Kualitas Air Parit, Wako Edi Ajak Pelajar Peduli Lingkungan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemanfaatan eco enzyme yang...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyemprotkan cairan eco enzyme ke parit Jalan HOS Cokroaminoto.

Usaha Laundry di Pontianak Dilarang Gunakan LPG 3 Kg Bersubsidi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka sosialisasi Surat Edaran Wali Kota Pontianak Nomor 25 Tahun 2026 tentang larangan pengunaan LPG Tabung 3kg Bersubsidi.

Kebakaran Gegerkan Kawasan Jalan Ahmad Yani Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kebakaran menggegerkan kawasan Jalan...

kebakaran di kawasan Jalan Ahmad Yani dekat deretan Polda Kalimantan Barat, Pontianak.

Pameran Flora Fauna Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mencicipi durian di Pameran Flora dan Fauna.

berita terkini