Penertiban PETI di Entikong, Polisi Musnahkan Mesin Tambang Ilegal

Petugas gabungan memusnahkan mesin dompeng saat penertiban tambang emas ilegal di Entikong, Sanggau.

BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Aparat gabungan di wilayah perbatasan kembali menunjukkan komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pada Sabtu (28/3/2026), jajaran Polsek Entikong bersama unsur Forkopimcam dan Koramil melakukan penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.

Operasi yang dipimpin Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring ini merupakan respons cepat atas keresahan masyarakat terhadap dampak kerusakan lingkungan yang kian mengkhawatirkan akibat aktivitas tambang ilegal.

Dalam penelusuran di Desa Nekan, petugas menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi PETI. Di Dusun Punti Engkaras, aparat hanya menemukan bekas lubang galian yang telah ditinggalkan. Namun, di Dusun Punti Tapau, petugas mendapati aktivitas tambang yang masih berlangsung.

Di lokasi tersebut, ditemukan sejumlah peralatan tambang seperti piring dulang, mesin robin, hingga selang spiral. Karena keterbatasan akses untuk evakuasi, petugas mengambil tindakan tegas dengan memusnahkan tiga unit mesin dompeng di tempat.

Selain penindakan, aparat juga menyoroti dampak lingkungan yang ditimbulkan. Kondisi air Sungai Tapau yang bermuara ke Sungai Sekayam dilaporkan mulai keruh, diduga akibat aktivitas penambangan ilegal.

Baca Juga : Bupati Sujiwo Imbau Warga Stop Bakar Lahan Jelang Kemarau Panjang

Kapolsek Entikong menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga upaya menyelamatkan lingkungan dan sumber air masyarakat.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis melalui pembinaan. Harapannya masyarakat memahami dampak PETI dan beralih ke pekerjaan yang lebih aman dan legal,” ujarnya.

Meski demikian, aparat mengakui potensi aktivitas PETI masih ada, seiring tingginya harga emas yang mendorong sebagian warga tetap melakukan penambangan ilegal.

Untuk itu, upaya pencegahan akan terus diperkuat melalui sosialisasi kepada masyarakat, pemantauan intensif oleh aparat, serta koordinasi lintas sektor guna mencari solusi ekonomi alternatif bagi warga.

Penertiban ini diharapkan tidak hanya memberi efek jera, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.*

Sujiwo Minta Tonase Kendaraan di Kecamatan Kubu Dibatasi

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya,...

Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau progres pembangunan jalan di Desa Kampung Baru, Kecamatan Kubu, dan meminta pembatasan tonase kendaraan angkutan. (Foto: Prokopim KKR)

Turap Serdam Kubu Raya Ditargetkan Tuntas, Trotoar Dibangun 2027

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...

Lokasi pembangunan turap di kawasan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya menuju Korpri. (foto: Prokopim KKR)

Tim Staf Ahli Kapolri Tinjau Karhutla di Kubu Raya

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Tim Staf Ahli...

Tim Staf Ahli Kapolri bersama jajaran Polres Kubu Raya, TNI, dan unsur terkait meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, Rabu (14/10/2026). (Foto: Res-KKR)

Rekan Curiga Kamar Terkunci, Pria 24 Tahun Ditemukan Meninggal di Ambawang

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Seorang pria berusia...

Petugas mengevakuasi jenazah pria berusia 24 tahun yang ditemukan meninggal di kamar mes perusahaan di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. (Foto: Polres KKR)

Sujiwo Desak Pertamina Atasi Antrean BBM di Kubu Raya

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya...

Bupati Kubu Raya Sujiwo meminta Pertamina mengatasi antrean panjang BBM di sejumlah SPBU serta memperketat pengawasan distribusi agar pasokan tetap tersedia bagi masyarakat. (Foto: Prokopim KKR)

Menunggu Logistik MBG, Warga Sambas Diduga Tersambar Petir

BERIKABARNEWS l SAMBAS – Seorang warga Desa Semanga,...

Warga Sambas diduga tersambar petir saat menunggu logistik program Makan Bergizi Gratis (MBG) di steher penyeberangan Dusun Sajad, Desa Tengguli, Kecamatan Sajad. (Foto: Res-Sbs)

berita terkini