BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menjadikan komoditas ikan Siluk (Arwana) sebagai ikon ekonomi kreatif sekaligus komoditas ekspor unggulan daerah. Komitmen tersebut disampaikan saat menerima jajaran pengurus Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk (APPS) di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (31/3).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menekankan bahwa ikan Siluk yang dikenal secara luas sebagai Arwana bukan sekadar hobi, tetapi merupakan sektor investasi bernilai tinggi yang mampu menyerap tenaga kerja serta mengharumkan nama Kalimantan Barat di kancah internasional.
Salah satu perhatian utama Gubernur adalah sinkronisasi regulasi yang selama ini masih menjadi kendala bagi para pelaku usaha. Ia menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi vertikal guna memastikan proses sertifikasi dan dokumen izin angkut dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
“Ikan Siluk kita memiliki kualitas terbaik di dunia. Pemerintah harus hadir memastikan para penangkar tidak terhambat oleh birokrasi yang berbelit. Kita ingin ekspor Siluk Kalbar dapat melaju lebih cepat ke mancanegara,” ujar Ria Norsan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalbar juga berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha melalui keikutsertaan dalam pameran dagang internasional, festival budaya, serta penguatan promosi pasar ke kawasan Asia Timur dan Eropa.
Gubernur juga mendorong adanya riset bersama untuk menjaga kemurnian genetik Siluk lokal agar tetap memiliki nilai jual tinggi dan daya saing di pasar global.
“Kita memberikan perhatian khusus kepada pelaku usaha ikan Siluk, termasuk mendorong riset dan penguatan kualitas agar Arwana Kalbar tetap menjadi primadona dunia,” jelasnya.
Baca Juga : Kalbar Punya 8,4 Juta Hektar Hutan, Gubernur Ria Norsan Dorong Investasi Hijau
Sementara itu, Ketua Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk (APPS), Eri Hikmatul Basyir, menyambut baik dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalbar. Menurutnya, perhatian langsung dari pimpinan daerah menjadi motivasi besar bagi para pelaku usaha dalam menghadapi persaingan pasar global.
“Selama ini kami banyak berjuang secara mandiri. Dengan dukungan langsung dari Bapak Gubernur, kami optimis ekonomi kerakyatan berbasis budidaya ikan hias ini akan naik kelas,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, APPS juga menyampaikan rencana pelaksanaan APPS Arowana Kontes 2026 yang akan memperebutkan Piala Grand Champion Gubernur Kalbar sebagai salah satu sektor utama dalam kejuaraan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Bapak Gubernur yang memberikan lampu hijau penggunaan Piala Gubernur pada Kontes Arowana 2026. Ini akan menjadi warna tersendiri sekaligus memperkuat citra Kalbar melalui kegiatan berskala nasional dan internasional,” tandasnya.**
