Coffee Shop Butu Terbakar Usai Ledakan Tabung Gas, Lima Korban Dirawat

Kebakaran Coffee Shop Butu di Jalan Gajah Mada, Pontianak Selatan, yang diduga dipicu ledakan tabung gas LPG.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Coffee Shop Butu yang berada di kawasan Jalan Gajah Mada, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, terbakar usai diduga terjadi ledakan tabung gas LPG di area dapur pada Selasa (7/7/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Insiden diduga bermula saat proses penggantian tabung gas LPG berkapasitas 40,2 kilogram di dapur coffee shop. Tak lama berselang, ledakan terjadi dan memicu kobaran api yang membakar sebagian area dapur tempat usaha tersebut.

Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah, SH, MH, mengatakan personel kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Berkat penanganan cepat, api berhasil dipadamkan sehingga tidak sempat meluas ke bangunan di sekitarnya.

“Situasi saat ini sudah terkendali. Kami turut prihatin atas musibah ini dan mendoakan seluruh korban segera diberikan kesembuhan,” ujar AKP Inayatun saat meninjau lokasi kejadian.

Akibat kebakaran tersebut, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka. Seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Kharitas Bhakti untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga : Cafe Butu di Jalan Gajah Mada Pontianak Terbakar

Untuk kepentingan penyelidikan, personel Polsek Pontianak Selatan telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti ledakan yang memicu kebakaran.

Menurut AKP Inayatun, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan kronologi kejadian, termasuk memeriksa kondisi instalasi gas dan penerapan prosedur keselamatan di lokasi usaha.

Ia mengimbau para pelaku usaha maupun masyarakat agar selalu memperhatikan standar keamanan dalam penggunaan tabung gas LPG.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi dan penggunaan tabung gas sesuai standar keamanan. Jika tercium bau gas atau ditemukan indikasi kebocoran, segera hentikan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, jangan panik, dan segera hubungi pihak terkait,” tegasnya.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa kondisi regulator, selang, dan tabung gas yang digunakan. Langkah tersebut penting untuk mencegah kebocoran yang berpotensi memicu kebakaran maupun ledakan.*

Wali Kota Pontianak Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Target Layanan Segera Normal

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak meminta...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat meninjau PLTD Siantan.

Rumah Roboh di Gang Alpokat Indah, Pemkot Pontianak Siapkan Perbaikan untuk Ani

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Musibah rumah roboh dialami...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berdialog dengan Ani (57), pemilik rumah yang roboh, sekaligus menyerahkan bantuan sandang dan pangan.

PKK Pontianak Beralih ke Era Digital, Data Kader Kini Tak Lagi Manual

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tim Penggerak PKK Kota...

Ketua TP PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie menyampaikan arahan tentang transformasi digital kepada kader PKK.

Sekda Amirullah Ajak Warga Pontianak Taat Bayar PBB

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota...

Sekda Kota Pontianak Amirullah menyampaikan dalam Sosialisasi Pajak Daerah di Aula Kantor Kecamatan Pontianak Timur, Selasa (7/7/2026).

Cafe Butu di Jalan Gajah Mada Pontianak Terbakar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kebakaran melanda Cafe Butu...

Kebakaran terjadi di Cafe Butu di Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak.

Edi Kamtono: Modernisasi Peradilan Harus Tetap Humanis dan Mudah Diakses Masyarakat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Ketua Pengadilan Negeri Pontianak I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara menyerahkan cinderamata kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai pembukaan Sosialisasi Eksternal dan Public Campaign Pengadilan Negeri Pontianak di Aula SSA Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (7/6/2026).

berita terkini