Karhutla Kalbar Siaga, Kemenhut Aktifkan Posko Pengendalian

Posko pengendalian karhutla di Kalimantan Barat bersama petugas Manggala Agni.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat meningkat pasca-libur Idulfitri. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) resmi mengaktifkan Pos Komando (Posko) Pengendalian Karhutla di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi lonjakan titik panas sepanjang 2026.

Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap potensi peningkatan hotspot serta ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan berdampak signifikan terhadap kondisi cuaca tahun ini.

Polhut Ahli Utama Kemenhut, Sustyo Iriyono, menegaskan bahwa penguatan deteksi dini menjadi kunci utama dalam pengendalian karhutla. Menurutnya, pengawasan yang konsisten dapat mencegah api kecil berkembang menjadi kebakaran besar.

“Dengan pengawasan yang kuat, potensi api bisa dideteksi lebih awal dan ditangani lebih cepat,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Data hingga 31 Maret 2026 mencatat sebanyak 7.883 titik panas terdeteksi di Kalimantan Barat. Tim Manggala Agni telah melakukan pemadaman di area seluas 479,12 hektare.

Sejumlah wilayah menjadi perhatian utama, di antaranya Kabupaten Kubu Raya dengan luasan terdampak mencapai 131,20 hektare, disusul Kabupaten Sambas, Ketapang, Mempawah, dan Kota Singkawang.

Baca Juga : Cuaca Kalbar Sepekan: Hujan Petir dan Ancaman Karhutla

Untuk memperkuat penanganan di lapangan, sebanyak 195 personel yang tergabung dalam 13 regu Manggala Agni dikerahkan ke daerah rawan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan, Yudho S. Mustiko, menyebut karakteristik lahan di Kalbar membuat wilayah ini memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap karhutla.

Karena itu, strategi yang diterapkan meliputi patroli terpadu di wilayah rawan, pemantauan hotspot secara real-time, serta penyusunan laporan harian terintegrasi untuk mempercepat respons.

Selain penanganan teknis, pemerintah juga terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Upaya ini dinilai penting untuk mencegah dampak kabut asap yang berpotensi meluas hingga lintas negara.

Dengan penguatan pengawasan dan koordinasi lintas sektor, pemerintah berharap risiko karhutla di Kalimantan Barat pada 2026 dapat ditekan seminimal mungkin, meski tantangan cuaca ekstrem tetap membayangi.*

Gubernur Ria Norsan Buka Kejurprov Pelti Cup II 2026, 216 Atlet Tenis Ramaikan Persaingan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan melakukan servis pertama saat membuka Kejurprov Pelti Cup II 2026 di Lapangan Tenis Palapa, Pontianak, yang diikuti 216 atlet tenis dari 11 kabupaten dan kota.

Krisantus: Gawai Adat Dayak Jadi Benteng Jaga Identitas di Tengah Globalisasi

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Wakil Gubernur Kalimantan Barat,...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menghadiri Pekan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII di Rumah Betang Dori' Mpulor, Kabupaten Sanggau.

Sekda Harisson: Mempawah Siap Jadi Pusat Industri dan Pendidikan di Kalbar

BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan...

Sekda Kalbar Harisson menghadiri ramah tamah HUT ke-67 Kabupaten Mempawah dan menyampaikan bahwa Mempawah siap menjadi pusat industri dan pendidikan di Kalimantan Barat.

Ria Norsan Usulkan DBH Sawit Rp100 per Kilogram TBS untuk Daerah Penghasil

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri Workshop AKPSI dan Sawit Expo 2026 di Jakarta.

Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar Resmi Jabat Kapolda Kalbar

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kepemimpinan di Kepolisian Daerah...

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melantik Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar sebagai Kapolda Kalimantan Barat dalam upacara serah terima jabatan di Mabes Polri, Jakarta.

Anugerah Adinata Syariah 2026: Kalbar Borong Penghargaan, Wakaf Jadi Terbaik

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Provinsi Kalimantan Barat kembali...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menerima penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026 di Jakarta setelah Kalbar meraih tiga penghargaan nasional, termasuk Juara Kategori Wakaf.

berita terkini