Gubernur Ria Norsan Ajak Perantau Dukung Pembangunan Infrastruktur Kalbar

Gubernur Kalbar Ria Norsan saat halalbihalal masyarakat Ketapang di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (11/4/2026).

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengajak masyarakat perantau asal Ketapang untuk ikut berperan aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kalbar, khususnya di wilayah selatan.

Ajakan tersebut disampaikan dalam momentum halalbihalal bersama masyarakat Ketapang di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (11/4/2026). Dalam kesempatan itu, Ria Norsan menegaskan bahwa peran perantau sangat penting dalam mempercepat pembangunan daerah.

Menurutnya, halalbihalal bukan sekadar tradisi pasca-Idulfitri, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat kebersamaan dan menyatukan semangat membangun daerah asal, termasuk bagi warga Ketapang yang berada di luar daerah.

Gubernur menilai kontribusi perantau tidak harus selalu dalam bentuk fisik. Ide, jejaring, hingga investasi dinilai memiliki peran besar dalam mendorong percepatan pembangunan, terutama di sektor infrastruktur.

“Perantau punya potensi besar. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita bisa mempercepat pembangunan daerah, khususnya di wilayah selatan Kalbar,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk perantau, menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Targetkan Jalan Teluk Batang–Sukadana Tuntas Sebelum Agustus

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, lanjutnya, telah menyiapkan rencana strategis pembangunan periode 2026–2028. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan konektivitas antarwilayah di Ketapang dan Kayong Utara.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, pemerintah tetap optimistis program tersebut dapat berjalan efektif melalui perencanaan yang matang dan dukungan semua pihak.

“Kita ingin bergerak cepat. Dengan perencanaan yang tepat dan dukungan masyarakat, wajah infrastruktur Kalbar selatan akan berubah dalam dua hingga tiga tahun ke depan,” tegasnya.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Prioritaskan Asrama SMKN 1 Sukadana untuk Siswa Kepulauan

Selain pembangunan, aspek pemeliharaan infrastruktur juga menjadi perhatian serius pemerintah. Hal ini penting agar proyek yang dibangun memiliki usia pakai panjang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Peningkatan konektivitas di wilayah selatan Kalimantan Barat diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru. Akses yang lebih baik diyakini akan memperlancar distribusi barang dan jasa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk perantau, optimisme menghadirkan perubahan nyata di Kalbar selatan pun semakin kuat.*

Gubernur Ria Norsan Sampaikan KUA-PPAS 2027, Fokus Perkuat SDM dan Ekonomi Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Barat di Balairungsari.

Pemprov Kalbar Dukung PSN Sawit PTPN IV, Tekankan Legalitas Lahan dan Hilirisasi Industri

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan usai memimpin rapat koordinasi Program Ekstensifikasi Lahan Kelapa Sawit PTPN IV di Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Distribusi Pangan Jadi Sorotan, Gubernur Ria Norsan Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memimpin High Level Meeting Pengendalian Inflasi Semester II Tahun 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak.

Buka Gawai Dayak XV Sekadau, Krisantus Minta Investasi Harus Sejahterakan Masyarakat

BERIKABARNEWS l SEKADAU – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan membuka Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau di Rumah Betang Youth Center.

DLHK Kalbar Terapkan SMART SF, Pengawasan Hutan Kini Berbasis Sistem Digital

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Dinas Lingkungan Hidup...

Petugas DLHK Kalbar mengikuti peluncuran sistem digital SMART SF untuk memperkuat pengawasan kawasan hutan di Kalimantan Barat.

Pemprov Kalbar Percepat Penataan Aset Daerah, 79,5 Persen Tanah Sudah Bersertifikat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson menyampaikan jawaban pemerintah dalam Rapat Paripurna DPRD Kalbar terkait perubahan pengelolaan Barang Milik Daerah.

berita terkini