ASEAN–SEAMEO Luncurkan Roadmap PAUD 2026–2030, Akses Pendidikan Diperluas

Peluncuran roadmap PAUD 2026–2030 di Jakarta.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di kawasan Asia Tenggara memasuki babak baru. Melalui kolaborasi lintas negara, ASEAN bersama SEAMEO resmi meluncurkan dokumen strategis bertajuk ASEAN–SEAMEO Joint Roadmap on Early Childhood Care and Education (ECCE) 2026–2030.

Dokumen ini menjadi panduan penting dalam memperluas akses serta meningkatkan kualitas layanan PAUD secara berkelanjutan di kawasan. Penyusunannya melibatkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama berbagai mitra pembangunan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa roadmap ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk membangun fondasi sumber daya manusia yang kuat sejak usia dini.

“Peta jalan ini bukan sekadar dokumen, melainkan ajakan untuk bertindak bersama, memperkuat kebijakan, memperdalam kemitraan, dan memobilisasi sumber daya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (11/4/2026).

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti yang menilai kolaborasi antarnegara menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Asia Tenggara.

Dari perspektif regional, Deputy Secretary-General of ASEAN San Lwin menilai PAUD sebagai investasi strategis bagi masa depan kawasan. Ia menekankan bahwa roadmap 2026–2030 ini dirancang untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak, mendorong integrasi layanan lintas sektor, serta memperkuat keselarasan kebijakan antarnegara anggota.

Baca Juga : Menkeu Jamin Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

Implementasi roadmap ini juga mulai mendapat respons positif di tingkat daerah. Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Wahid Suryono menyatakan pihaknya siap menjadikan dokumen tersebut sebagai acuan kebijakan lokal, termasuk memperkuat program PAUD gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Dukungan juga datang dari sektor swasta. Tanoto Foundation menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan layanan PAUD melalui kolaborasi lintas sektor.

Dengan hadirnya roadmap ini, negara-negara Asia Tenggara diharapkan mampu memperkecil kesenjangan layanan pendidikan anak usia dini. Langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang inklusif, berkualitas, dan siap bersaing di tingkat global.*

 

Sumber :

InfoPublik.id

Isu Penghapusan BPJS Kesehatan Hoaks, Program JKN Tetap Berjalan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – BPJS Kesehatan membantah kabar...

BPJS Kesehatan menegaskan isu penghapusan Program JKN yang beredar di media sosial tidak benar dan layanan tetap berjalan. (Foto: BPJS Kesehatan)

Mentan Amran Kecam Pengoplosan Beras SPHP, 600 Ton Terindikasi

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi...

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau lokasi dugaan pengoplosan beras SPHP di Toko Beras Kayumanis, Jakarta Timur. (Dok. Kementan)

Bea Cukai Gagalkan Ekspor Ilegal Emas di Lima Bandara Indonesia

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Bea Cukai menggagalkan sejumlah...

Petugas Bea Cukai mengamankan barang bukti emas dalam pengungkapan dugaan penyelundupan di lima bandara internasional Indonesia. (Dok. Bea Cukai)

BMKG Pastikan Siklon Tropis ARNAB Tak Berdampak Signifikan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan...

BMKG memastikan Siklon Tropis ARNAB di Teluk Benggala bergerak menjauhi Indonesia dan tidak berdampak signifikan terhadap cuaca nasional. (Foto: BMKG)

Kemendagri Kucurkan Rp480 Miliar untuk Karhutla, Kalbar Terima Rp40 Miliar

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)...

Kemendagri mengucurkan tambahan dana Rp40 miliar untuk penanganan karhutla di Kalimantan Barat, masing-masing Rp10 miliar untuk Kabupaten Mempawah, Landak, Sekadau, dan Sanggau.

Polri Bongkar Laboratorium Sabu di Aceh, Sita Hampir 1,2 Ton Narkotika

BERIKABARNEWS l PIDIE – Tim gabungan Polri, Badan...

Petugas gabungan Polri, BNN, dan Bea Cukai mengungkap laboratorium sabu jaringan internasional di Pidie, Aceh, dengan barang bukti hampir 1,2 ton bruto narkotika. (humas.polri.go.id)

berita terkini