RUU Satu Data Dibahas, Kalbar Soroti Standarisasi dan Keamanan

Pembahasan RUU Satu Data Indonesia di Pontianak, Jumat (10/4/2026).

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Penguatan tata kelola data nasional yang terintegrasi dan aman menjadi perhatian utama pemerintah. Hal ini mengemuka saat Asisten II Sekda Kalimantan Barat Heronimus Hero menerima kunjungan kerja Badan Legislasi DPR RI bersama Wakil Menteri PPN di Balai Petitih, Jumat (10/4/2026).

Pertemuan tersebut membahas penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Satu Data Indonesia yang diharapkan menjadi landasan kuat dalam pengambilan kebijakan publik yang lebih akurat, transparan, dan berkeadilan.

Dalam forum itu, Heronimus Hero menekankan pentingnya pengaturan yang lebih rinci terkait standarisasi format data. Menurutnya, keseragaman data menjadi kunci agar integrasi antarlembaga berjalan optimal dan tidak menimbulkan tumpang tindih informasi.

Selain itu, aspek keamanan data juga menjadi perhatian serius. Ia menilai RUU tersebut perlu memuat sanksi tegas untuk mencegah kebocoran data yang berpotensi merugikan negara.

“Kami berharap melalui pertemuan ini, kita dapat berbagi informasi serta masukan strategis. Tujuannya agar regulasi yang dihasilkan benar-benar mampu memperkuat tata kelola data nasional yang terintegrasi, akurat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Ajak Perantau Dukung Pembangunan Infrastruktur Kalbar

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sendiri telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Satu Data Indonesia. Hingga saat ini, lebih dari 15 ribu dataset telah dihimpun dari berbagai perangkat daerah di lingkungan provinsi.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, terutama dari sisi teknis dan non-teknis. Integrasi sistem antarinstansi yang belum sepenuhnya sinkron menjadi salah satu kendala utama.

Di sisi lain, kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pembentukan budaya sadar data juga dinilai penting untuk diperkuat.

Kunjungan Badan Legislasi DPR RI ini menjadi momentum bagi daerah untuk menyampaikan masukan berdasarkan kondisi riil di lapangan. Diharapkan, regulasi yang tengah disusun mampu menciptakan ekosistem data nasional yang terbuka, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dengan landasan hukum yang kuat, Satu Data Indonesia tidak hanya menjadi basis administrasi pemerintahan, tetapi juga instrumen penting dalam menghadirkan kebijakan publik yang lebih tepat sasaran di masa depan.*

Gubernur Ria Norsan Sampaikan KUA-PPAS 2027, Fokus Perkuat SDM dan Ekonomi Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Barat di Balairungsari.

Pemprov Kalbar Dukung PSN Sawit PTPN IV, Tekankan Legalitas Lahan dan Hilirisasi Industri

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan usai memimpin rapat koordinasi Program Ekstensifikasi Lahan Kelapa Sawit PTPN IV di Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Distribusi Pangan Jadi Sorotan, Gubernur Ria Norsan Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memimpin High Level Meeting Pengendalian Inflasi Semester II Tahun 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak.

Buka Gawai Dayak XV Sekadau, Krisantus Minta Investasi Harus Sejahterakan Masyarakat

BERIKABARNEWS l SEKADAU – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan membuka Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau di Rumah Betang Youth Center.

DLHK Kalbar Terapkan SMART SF, Pengawasan Hutan Kini Berbasis Sistem Digital

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Dinas Lingkungan Hidup...

Petugas DLHK Kalbar mengikuti peluncuran sistem digital SMART SF untuk memperkuat pengawasan kawasan hutan di Kalimantan Barat.

Pemprov Kalbar Percepat Penataan Aset Daerah, 79,5 Persen Tanah Sudah Bersertifikat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson menyampaikan jawaban pemerintah dalam Rapat Paripurna DPRD Kalbar terkait perubahan pengelolaan Barang Milik Daerah.

berita terkini