Pemprov Kalbar Perkuat Perlindungan Mangrove, Harisson Teken Rencana Aksi KKMD 2026

Sekda Kalbar Harisson menandatangani SK dan Rencana Aksi KKMD 2026 di Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat komitmen menjaga kelestarian ekosistem mangrove di wilayah pesisir. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui penandatanganan Surat Keputusan (SK) dan Rencana Aksi Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Kalbar Tahun 2026 oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson.

Penandatanganan tersebut berlangsung di Hotel Golden Tulip Pontianak, Selasa (26/5/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan dan pengelolaan kawasan mangrove secara berkelanjutan.

Harisson mengatakan, keberadaan hutan mangrove memiliki peran sangat penting bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir. Selain menjadi benteng alami dari abrasi laut, mangrove juga berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem serta menyerap emisi karbon.

“Ini perlu kita jaga terus dan dikembangkan. Mangrove memiliki banyak fungsi, di antaranya melindungi pesisir dari abrasi air laut, menyerap karbon, dan menjaga keseimbangan lingkungan,” ujar Harisson.

Baca Juga : Ria Norsan Sambut Rakernas ARSADA 2026, RS Daerah Diminta Terus Berinovasi

Saat ini, Kalimantan Barat memiliki kawasan mangrove seluas sekitar 162.516 hektare yang tersebar di sejumlah wilayah pesisir. Namun, ekosistem tersebut menghadapi berbagai tantangan, mulai dari abrasi pantai hingga alih fungsi lahan.

Karena itu, Pemprov Kalbar menilai penguatan perlindungan kawasan mangrove menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim.

Selain berfungsi sebagai pelindung kawasan pesisir dari gelombang laut, mangrove juga menjadi habitat alami berbagai biota laut yang mendukung keseimbangan ekologi dan kehidupan masyarakat sekitar.

Baca Juga : Pemprov Kalbar Perkuat Inovasi Ekonomi Daerah di Tengah Tantangan Fiskal

Harisson menegaskan, pengelolaan kawasan mangrove tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, dan media massa.

Menurutnya, sinergi tersebut penting agar pengawasan dan pengelolaan kawasan mangrove berjalan lebih efektif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Melalui pengesahan Rencana Aksi KKMD 2026, Pemprov Kalbar berharap upaya perlindungan ekosistem mangrove dapat semakin optimal sekaligus memperkuat peran Kalimantan Barat dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir.

Langkah ini juga diharapkan menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan alam dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.*

Pemprov Kalbar Dukung PSN Sawit PTPN IV, Tekankan Legalitas Lahan dan Hilirisasi Industri

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan usai memimpin rapat koordinasi Program Ekstensifikasi Lahan Kelapa Sawit PTPN IV di Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Distribusi Pangan Jadi Sorotan, Gubernur Ria Norsan Perkuat Strategi Pengendalian Inflasi Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memimpin High Level Meeting Pengendalian Inflasi Semester II Tahun 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak.

Buka Gawai Dayak XV Sekadau, Krisantus Minta Investasi Harus Sejahterakan Masyarakat

BERIKABARNEWS l SEKADAU – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan membuka Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau di Rumah Betang Youth Center.

DLHK Kalbar Terapkan SMART SF, Pengawasan Hutan Kini Berbasis Sistem Digital

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Dinas Lingkungan Hidup...

Petugas DLHK Kalbar mengikuti peluncuran sistem digital SMART SF untuk memperkuat pengawasan kawasan hutan di Kalimantan Barat.

Pemprov Kalbar Percepat Penataan Aset Daerah, 79,5 Persen Tanah Sudah Bersertifikat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson menyampaikan jawaban pemerintah dalam Rapat Paripurna DPRD Kalbar terkait perubahan pengelolaan Barang Milik Daerah.

DJI Agras T55 Resmi Hadir di Kalbar, Drone Pertanian Baru Lebih Efisien

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Modernisasi sektor pertanian di...

DJI Agras T55, drone pertanian generasi terbaru, diperkenalkan PT Wahana Inti Selaras di Pontianak untuk mendukung penyemprotan dan pemupukan yang lebih efisien.

berita terkini