Ekonomi Kalbar Tumbuh 6,14 Persen, Tertinggi di Pulau Kalimantan

Gubernur Kalbar Ria Norsan terkait pencapaian pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat Triwulan I Tahun 2026.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Provinsi Kalimantan Barat mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,14 persen secara year-on-year (yoy) pada Triwulan I Tahun 2026. Capaian tersebut menjadikan Kalbar sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Kalimantan sekaligus melampaui rata-rata nasional.

Pertumbuhan ekonomi Kalbar yang cukup tinggi ini dinilai menjadi sinyal positif terhadap penguatan pembangunan daerah di tengah tantangan ekonomi global yang masih dinamis.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyebut capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha hingga masyarakat.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama dalam mendorong investasi, hilirisasi industri, serta penguatan ekonomi kerakyatan. Kita melihat tren pembangunan kita bergerak ke arah yang sangat positif,” ujar Ria Norsan di Pontianak.

Baca Juga : Wagub Krisantus Targetkan Bengkayang Jadi Sentra Jagung Terbesar Indonesia

Pertumbuhan ekonomi Kalbar pada awal tahun 2026 didorong oleh sejumlah sektor unggulan yang menunjukkan perkembangan positif.

Beberapa sektor yang berkontribusi besar di antaranya pertambangan, industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi. Selain itu, meningkatnya daya beli masyarakat juga ikut mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

Momentum perayaan Ramadhan, Idul Fitri, dan Imlek turut memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat, terutama bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Aktivitas perdagangan dan konsumsi masyarakat selama momen hari besar keagamaan dinilai mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah pada kuartal pertama tahun ini.

Baca Juga : Wagub Krisantus Minta Investor Ikut Aktif Atasi Karhutla di Kalbar

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga terus mempercepat strategi hilirisasi sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.

Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah optimalisasi Pelabuhan Internasional Kijing sebagai penghubung logistik dan perdagangan internasional.

Optimalisasi pelabuhan tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas logistik, meningkatkan daya saing komoditas ekspor unggulan Kalbar, membuka peluang investasi baru, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Antar Kalbar Raih Dua Penghargaan Terbaik Kemendagri

Meski berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi yang tinggi, Pemerintah Provinsi Kalbar menegaskan akan tetap fokus pada pemerataan pembangunan hingga ke daerah pelosok.

Ria Norsan mengatakan pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemberdayaan UMKM akan terus menjadi prioritas pemerintah daerah.

Dengan penguatan di berbagai sektor tersebut, pertumbuhan ekonomi Kalbar diharapkan tidak hanya meningkat secara angka, tetapi juga mampu menghadirkan kesejahteraan yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.*

Gubernur Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menerima Rektor IAIN Pontianak Prof. Wajidi Sayadi membahas rencana alih status menjadi UIN.

Karhutla Mengancam, 1.483 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan Barat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ancaman kebakaran hutan dan...

Pantauan 1.483 hotspot di Kalimantan Barat yang meningkatkan ancaman karhutla.

Ria Norsan-Khofifah Dorong Perdagangan Jatim-Kalbar Makin Luas

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat...

Ria Norsan menyambut Khofifah Indar Parawansa dalam agenda Misi Dagang Jatim-Kalbar di Bandara Supadio.

Karhutla Kalbar Capai 28.680 Hektare, Gubernur Ria Norsan Perkuat Kesiapsiagaan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Luas lahan terbakar akibat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengikuti rapat koordinasi penanganan karhutla secara virtual.

Gubernur Ria Norsan Sampaikan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026, Pendapatan Kalbar Naik Rp5,76 Triliun

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan perubahan KUA-PPAS APBD 2026 dalam rapat paripurna DPRD Kalbar.

Pemprov Kalbar Buka Beasiswa Non-Akademik 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Ilustrasi - Pemprov Kalbar membuka pendaftaran Beasiswa Non-Akademik 2026 bagi mahasiswa berprestasi.

berita terkini