Sekda Kalbar Buka Sosialisasi KUHP dan KUHAP Baru, Dorong Hukum Lebih Humanis

Sekda Kalbar Harisson usai sosialisasi KUHP dan KUHAP baru di Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mulai mendorong pemahaman terhadap sistem hukum terbaru melalui sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHAP yang digelar di Hotel Novotel Pontianak, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson. Ia menegaskan bahwa pembaruan KUHP bukan sekadar revisi regulasi, tetapi merupakan perubahan besar dalam paradigma penegakan hukum di Indonesia.

Dalam sambutannya, Harisson menyampaikan bahwa KUHP baru menjadi tonggak penting dalam memperkuat kedaulatan hukum nasional. Selama ini, Indonesia masih menggunakan sistem hukum peninggalan kolonial yang dinilai tidak sepenuhnya relevan dengan nilai bangsa.

“Kini kita beralih ke sistem hukum yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan lebih sesuai dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Baca Juga : 157 CJH Singkawang Kloter 14 Resmi Dilepas, Sekda Kalbar Tekankan Kesehatan dan Solidaritas

Salah satu perubahan mendasar dalam KUHP baru adalah pergeseran pendekatan hukum yang lebih humanis. Penegakan hukum tidak lagi semata berorientasi pada hukuman, tetapi mengedepankan pendekatan keadilan yang lebih berimbang.

Pendekatan tersebut meliputi keadilan korektif, restoratif, dan rehabilitatif. Dalam sistem ini, pidana penjara ditempatkan sebagai langkah terakhir (ultimum remedium).

Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lembaga pemasyarakatan sekaligus memberikan ruang bagi penyelesaian perkara yang lebih edukatif dan berkeadilan.

KUHP baru juga memberikan ruang bagi pengakuan hukum yang hidup di masyarakat (living law), termasuk hukum adat. Bagi Kalimantan Barat yang kaya akan kearifan lokal, kebijakan ini dinilai sebagai peluang untuk menghadirkan sistem hukum yang lebih inklusif.

Pengakuan tersebut diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai lokal dalam penyelesaian konflik di tengah masyarakat.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Antar Kalbar Raih Dua Penghargaan Terbaik Kemendagri

Harisson menekankan pentingnya pemahaman yang selaras antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mengimplementasikan aturan baru ini.

“Ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi langkah bersama dalam memahami transformasi sistem hukum nasional,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Kalbar berharap implementasi KUHP dan KUHAP terbaru dapat menghadirkan sistem hukum yang tidak hanya tegas, tetapi juga adil, transparan, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.*

Tags: | | | |

Krisantus Dorong Hibun Trail Adventure Sanggau Jadi Event Nasional

BERIKABARNEWS l SANGGAU — Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan menjajal jalur trail dalam ajang Hibun Trail Adventure di Sanggau.

Sepekan Festival Museum 2026 Buka 4 Lomba, Hadiah Puluhan Juta

BERIKABARNEWS l PONTIANAK — UPT Museum Provinsi Kalimantan...

Poster Sepekan Festival Museum 2026 Kalimantan Barat. (Foto: instagram.com/museum_kalbar)

Milangkala ke-67, Paguyuban Sunda S4 Kalbar Perkuat Silaturahmi dan Bantu Korban Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Paguyuban Sunda S4 (Simpay...

Paguyuban Sunda S4 Kalbar memperingati 67 tahun perjalanan dengan menjaga budaya Sunda, memperkuat silaturahmi, serta membangun persaudaraan lintas etnis.

Pemprov Kalbar Raih Penghargaan TPID Provinsi Terbaik 2026

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Pemprov Kalbar menerima penghargaan TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2026 di Jakarta.

Wagub Krisantus Tegaskan Langkah Konkret Atasi Karhutla dan Air Payau

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan memimpin rapat koordinasi mitigasi karhutla.

Wagub Krisantus Dorong Peran Strategis KADIN Kalbar Gerakkan Ekonomi Daerah

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan...

Wagub Krisantus Kurniawan menghadiri Rapimprov KADIN Kalbar 2026 di Kubu Raya.

berita terkini