Gema Membangun Desa Hadir di Mempawah, Warga Nikmati Layanan Gratis

Program Gema Membangun Desa di Desa Sambora Kabupaten Mempawah dengan layanan publik gratis dari Pemprov Kalbar.

BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan melalui program “Gema Membangun Desa”. Kali ini, program tersebut menyasar Desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kamis (7/5/2026).

Kehadiran program tersebut menjadi bentuk nyata upaya pemerintah mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat desa sekaligus memperkuat pembangunan dari tingkat paling bawah.

Mewakili Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hironimus Hero, hadir bersama sejumlah organisasi perangkat daerah untuk memberikan berbagai layanan langsung kepada masyarakat.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Sambut Rombongan VOID Jelang Tour Lintas Negara

Dalam kegiatan itu, Pemerintah Provinsi Kalbar menghadirkan sedikitnya 19 jenis layanan terpadu yang dapat diakses masyarakat secara gratis.

Pelayanan tersebut mencakup administrasi kependudukan seperti pengurusan KTP, kartu keluarga, hingga akta. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, operasi pasar murah, fasilitasi UMKM, hingga pendataan pencari kerja.

“Inovasi ini bertujuan untuk memangkas jarak antara pemerintah dan rakyat. Kami ingin memastikan birokrasi tidak lagi terasa kaku, melainkan hadir sebagai solusi yang dirasakan langsung manfaatnya,” ujar Hironimus Hero.

Program jemput bola tersebut mendapat sambutan antusias dari warga karena memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan tanpa harus pergi jauh ke pusat kabupaten.

Baca Juga : Ekonomi Kalbar Tumbuh 6,14 Persen, Tertinggi di Pulau Kalimantan

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa desa memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi daerah.

Melalui program Gema Membangun Desa, pemerintah ingin mendorong potensi lokal seperti pertanian, perikanan, hingga pariwisata agar dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

“Program ini adalah prioritas utama saya bersama Bapak Wakil Gubernur Krisantus. Kami ingin mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara masif langsung dari sumbernya, yaitu desa,” ungkap Ria Norsan dalam pesannya.

Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga harus dirasakan hingga ke pelosok desa.

Baca Juga : Hari Thalassemia Sedunia 2026, BPSDM Kalbar Gelar Donor Darah Massal

Selain mendekatkan pelayanan publik, program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat melalui pendampingan UMKM dan layanan perizinan usaha.

Warga Desa Sambora mengaku terbantu karena berbagai kebutuhan administrasi dan layanan dasar kini dapat diakses langsung di desa mereka.

Pemerintah Provinsi Kalbar optimistis pola pelayanan jemput bola seperti ini akan mempercepat terwujudnya desa mandiri sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata di seluruh wilayah Kalimantan Barat.*

Gubernur Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menerima Rektor IAIN Pontianak Prof. Wajidi Sayadi membahas rencana alih status menjadi UIN.

Karhutla Mengancam, 1.483 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan Barat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ancaman kebakaran hutan dan...

Pantauan 1.483 hotspot di Kalimantan Barat yang meningkatkan ancaman karhutla.

Ria Norsan-Khofifah Dorong Perdagangan Jatim-Kalbar Makin Luas

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat...

Ria Norsan menyambut Khofifah Indar Parawansa dalam agenda Misi Dagang Jatim-Kalbar di Bandara Supadio.

Karhutla Kalbar Capai 28.680 Hektare, Gubernur Ria Norsan Perkuat Kesiapsiagaan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Luas lahan terbakar akibat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengikuti rapat koordinasi penanganan karhutla secara virtual.

Gubernur Ria Norsan Sampaikan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026, Pendapatan Kalbar Naik Rp5,76 Triliun

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan perubahan KUA-PPAS APBD 2026 dalam rapat paripurna DPRD Kalbar.

Pemprov Kalbar Buka Beasiswa Non-Akademik 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Ilustrasi - Pemprov Kalbar membuka pendaftaran Beasiswa Non-Akademik 2026 bagi mahasiswa berprestasi.

berita terkini