BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mempercepat realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, saat mendampingi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, meninjau pembangunan dapur MBG di Desa Terentang Hulu, Kecamatan Terentang, Rabu (13/5/2026).
Menurut Yusran, program MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi desa dan wilayah pesisir di Kubu Raya.
Ia menyebut keberadaan dapur MBG nantinya akan menyerap hasil produksi pangan dari petani, nelayan, hingga peternak lokal.
“MBG ini bertindak sebagai offtaker atau penyerap hasil produksi. Kehadirannya memberikan multiplier effect yang nyata bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Program tersebut dinilai dapat memperkuat keterhubungan antara program pembangunan nasional dan daerah sehingga manfaat ekonominya lebih luas dirasakan masyarakat.
Baca Juga : Bupati Sujiwo Galang Misi Kemanusiaan Bedah Rumah Tak Layak Huni
Sebagai bentuk dukungan terhadap program MBG, Pemkab Kubu Raya telah memetakan sekitar 140 titik dapur yang direncanakan dibangun di sejumlah wilayah.
Sasaran program tidak hanya ditujukan bagi anak-anak sekolah, tetapi juga ibu hamil dan balita pada fase 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan stunting di Kubu Raya.
“Mudah-mudahan pemetaan 140 titik dapur ini bisa segera terealisasi. Jadi manfaatnya tidak hanya untuk anak sekolah, tetapi juga penting bagi ibu hamil dan balita demi mempercepat penanganan stunting,” kata Yusran.
Baca Juga : Arang Bakau Batu Ampar Ditutup, Pemkab Siapkan 7 Solusi
Selain fokus pada perbaikan gizi, program MBG juga diperkirakan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat lokal.
Operasional dapur MBG nantinya membutuhkan tenaga kerja mulai dari pengolahan makanan hingga distribusi logistik.
Yusran mengakui Kubu Raya masih menghadapi persoalan angka stunting dan pengangguran yang cukup tinggi.
Karena itu, program MBG diharapkan mampu menjadi solusi yang tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat ekonomi warga secara bertahap.
Dengan dukungan pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional, Pemkab Kubu Raya optimistis program MBG dapat berjalan maksimal dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.*
Sumber :
Prokopim Kubu Raya
