BERIKABARNEWS l SAMBAS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan bantuan hibah sebesar Rp1 miliar untuk pembangunan aula Paroki Pemangkat di Kabupaten Sambas. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, saat kunjungan kerja ke Paroki Pemangkat, Minggu (24/5/2026).
Penyaluran hibah ini menjadi bentuk komitmen Pemprov Kalbar dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kunjungan Wagub Krisantus ke Paroki Pemangkat juga menjadi momen yang penuh makna. Ia mengungkapkan pernah datang ke lokasi tersebut bersama Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus, beberapa waktu lalu.
Saat itu, Krisantus melihat berbagai kegiatan pembinaan umat masih dilakukan menggunakan tenda darurat karena belum tersedia aula yang memadai.
Kondisi tersebut membuat dirinya berniat membantu pembangunan aula apabila dipercaya menjadi Wakil Gubernur Kalimantan Barat.
“Saya berjanji dalam hati waktu itu, apabila terpilih menjadi Wakil Gubernur, saya akan membantu pembangunan aula Paroki Pemangkat sebesar Rp1 miliar,” ujarnya.
Baca Juga : Klinik Utama Khatulistiwa Pontianak Gelar Seminar Bahas Regulasi, Keselamatan Kerja dan Kesehatan Pelaut
Menurut Krisantus, proses pencairan dana hibah saat ini tengah berjalan melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi Kalbar.
Bantuan tersebut nantinya akan digunakan untuk mempercepat pembangunan aula, termasuk pembelian material seperti semen, tegel, dan cat bangunan.
Dalam kesempatan itu, Krisantus juga menjelaskan mekanisme penyaluran bantuan hibah pemerintah daerah kepada pengurus gereja dan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan hibah dari APBD harus mengikuti aturan yang berlaku agar tetap transparan dan akuntabel.
Menurutnya, lembaga yang telah menerima bantuan tidak dapat langsung memperoleh hibah kembali pada tahun berikutnya karena adanya ketentuan jeda pengajuan.
Meski demikian, Krisantus memastikan peluang bantuan lanjutan tetap terbuka apabila pembangunan aula masih memerlukan pengembangan di masa mendatang.
Baca Juga : Hadiri Reuni SMAN 4 Pontianak, Gubernur Ria Norsan Ajak Alumni Bersinergi Bangun Kalbar
Wagub Kalbar juga mengapresiasi pelayanan Paroki Pemangkat terhadap umat Katolik di Kabupaten Sambas.
Ia menilai fasilitas keagamaan yang representatif sangat penting untuk mendukung kegiatan ibadah dan sosial masyarakat.
“Meskipun umat Katolik merupakan minoritas di Kabupaten Sambas, sudah sepantasnya mereka memiliki aula paroki yang representatif,” katanya.
Selain menyerahkan bantuan hibah, Krisantus turut mengapresiasi inovasi ekonomi yang dikembangkan pihak paroki melalui pengelolaan kafe di lingkungan gereja.
Menurutnya, keberadaan kafe tersebut menjadi contoh positif karena hasil usahanya dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan gereja dan pelayanan umat.
Ia berharap konsep kemandirian ekonomi seperti itu dapat menjadi inspirasi bagi lembaga keagamaan lainnya di Kalimantan Barat.*
