Pemkot Pontianak Perkuat Antisipasi Dampak Kemarau dan El Nino

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Sekda Pontianak Amirullah dan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Erika Mardiyanti mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah serta Sosialisasi Kesiapsiagaan menghadapi Dampak Fenomena El Nino bersama Mendagri, Senin (29/6/2026).

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi dampak musim kemarau dan fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga awal 2027. Sejumlah risiko seperti kekeringan, gagal panen, hingga kebakaran lahan menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa perubahan cuaca yang semakin tidak menentu harus direspons dengan langkah mitigasi sejak dini agar dampaknya tidak meluas.

Hal tersebut disampaikan Edi usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah serta Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak El Nino bersama Menteri Dalam Negeri, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, informasi prakiraan cuaca dan iklim dari BMKG menjadi acuan penting dalam penyusunan strategi antisipasi di tingkat daerah.

“Ini khusus untuk mengantisipasi El Nino, kemarau, dan kondisi cuaca,” ujarnya.

Berdasarkan data BMKG, puncak musim kemarau di Indonesia diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026. Kemarau tahun ini diprediksi lebih kering dan berlangsung lebih lama dibandingkan kondisi normal.

Baca Juga : 

Edi menjelaskan, dampak El Nino tidak hanya berupa peningkatan suhu udara, tetapi juga berpotensi mengganggu sektor pangan dan memicu bencana lingkungan.

“Perubahan cuaca yang tidak menentu ini bisa menyebabkan gagal panen, kemudian bencana alam. Kalau musim kemarau, pasti panas, dan panas bisa memicu kebakaran lahan,” katanya.

Untuk mengurangi risiko tersebut, Pemkot Pontianak mulai memperketat langkah pencegahan, khususnya di wilayah yang masih memiliki lahan gambut yang rawan terbakar saat kemarau panjang.

Memasuki Juli, intensitas sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar juga akan ditingkatkan.

Edi meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim lapangan menyiapkan posko siaga dan meningkatkan patroli rutin.

Baca Juga : 

Pengawasan difokuskan pada wilayah yang memiliki potensi kebakaran lahan cukup tinggi, seperti Kecamatan Pontianak Tenggara, Pontianak Selatan, dan Pontianak Utara.

“Saya minta posko tim BPBD melakukan patroli, terutama di Kecamatan Tenggara, Selatan, dan Utara yang masih ada lahan gambut,” jelasnya.

Menurut Edi, kesiapsiagaan menjadi kunci penting untuk mencegah kebakaran lahan sebelum meluas dan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak membakar lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melapor jika menemukan titik api.

“Tim BPBD sudah siap. Yang penting mitigasi dilakukan dari sekarang,” pungkasnya.*

Polisi-Damkar Siaga Karhutla, Lokasi Rawan di Pontianak Utara Dipantau

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Polsek Pontianak Utara bersama...

Polisi dan petugas damkar memantau lokasi rawan karhutla serta mengecek sumber air di Pontianak Utara.

Antisipasi ISPA, TP PKK Pontianak Bagikan Masker di Bundaran Digulis

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tim Penggerak (TP) PKK...

Ketua TP PKK Kota Pontianak membagikan masker kepada pengendara sepeda motor di kawasan bundaran Tugu Digulis Untan, Rabu (19/8/2026).

60 Relawan Duta Sanitasi Bantu Edukasi SPALD-T ke Masyarakat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 60 relawan Duta...

Duta Sanitasi Pontianak Yanieta Arbiastutie mengukuhkan Relawan Duta Sanitasi dalam Kick-off Pembangunan SPALD-T Kota Pontianak di Hotel Ibis, Rabu (19/8/2026).

Pembangunan SPALD-T Pontianak Masuk Tahap Konstruksi, Target 15 Ribu Sambungan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pembangunan Sistem Pengelolaan Air...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memotong tumpeng dalam Kick-off Pembangunan SPALD-T Kota Pontianak di Hotel Ibis, Rabu (19/8/2026).

Komisi II DPRD Pontianak Tinjau CCTV dan Layanan Smart City di Diskominfo

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Komisi II DPRD Kota...

Komisi II DPRD Kota Pontianak meninjau pengelolaan CCTV dan fasilitas Pontianak Smart City di Diskominfo.

Literasi Masyarakat Didorong, Perpustakaan Pontianak Hadirkan Layanan Inklusif

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Perpustakaan Kota Pontianak terus...

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak Sri Sujiarti saat memberikan keterangan terkait layanan perpustakaan inklusif.

berita terkini