BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyambut kunjungan kerja Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa di VIP Room Bandara Internasional Supadio, Jumat (24/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan TNI Angkatan Darat dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Wakasad bersama istri tiba sekitar pukul 08.55 WIB dan disambut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalbar. Prosesi penyambutan diawali dengan penyematan syal dan tanjak sebagai simbol penghormatan khas Kalimantan Barat.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kalimantan Barat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa beserta Ibu. Kehadiran beliau merupakan suatu kehormatan sekaligus penguat sinergi menjaga pertahanan dan keamanan di Kalbar,” ujar Ria Norsan.
Baca Juga : Ria Norsan Ajak Semua Pihak Bersinergi pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Ria Norsan menegaskan, Kalimantan Barat memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Malaysia. Kondisi tersebut menjadikan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalbar dan TNI AD sangat penting dalam menjaga kedaulatan negara, menciptakan stabilitas keamanan, serta mendukung pembangunan di kawasan perbatasan.
Menurutnya, Pemprov Kalbar berkomitmen mendukung berbagai program TNI AD yang bertujuan meningkatkan keamanan wilayah sekaligus mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga : Hari Anak Nasional 2026, Krisantus Beri Semangat Anak Binaan LPKA Kubu Raya
Selama kunjungan kerja di Kalimantan Barat, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa dijadwalkan meninjau kesiapan satuan di jajaran Kodam XII/Tanjungpura.
Selain itu, Wakasad juga akan bersilaturahmi dengan jajaran Forkopimda Kalbar serta memberikan pengarahan kepada prajurit TNI AD yang bertugas di wilayah Kalimantan Barat.
Melalui kunjungan ini, diharapkan koordinasi dan sinergi antara Pemprov Kalbar dan TNI AD semakin kuat dalam menjaga keamanan, terutama di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.*
