Edi Kamtono: Inklusi Keuangan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat mengikuti asesmen TPAKD Award 2026 di Pontive Center, Jumat (31/7/2026) sore.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan program inklusi keuangan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, akses keuangan tidak hanya sebatas layanan perbankan, tetapi juga mampu mendorong pelajar gemar menabung, membantu UMKM berkembang, serta memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan.

Hal itu disampaikan Edi saat mengikuti asesmen TPAKD Award 2026 di Pontive Center, Jumat (31/7/2026). Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Pontianak melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga jasa keuangan, sekolah, pelaku usaha, perguruan tinggi, instansi vertikal, hingga komunitas masyarakat.

Menurut Edi, kolaborasi tersebut membuahkan hasil positif. Pada 2025, capaian program kerja TPAKD Kota Pontianak secara agregat mencapai 145,74 persen.

“Capaian tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu mendorong perluasan akses keuangan secara lebih nyata dan terukur,” ujarnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat mengikuti asesmen TPAKD Award 2026 di Pontive Center, Jumat (31/7/2026) sore.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat mengikuti asesmen TPAKD Award 2026 di Pontive Center, Jumat (31/7/2026) sore.

Salah satu program unggulan TPAKD adalah Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Jumlah rekening pelajar meningkat dari 107.121 rekening pada 2023 menjadi 167.210 rekening pada akhir 2025, dengan rata-rata pertumbuhan hampir 26 persen. Nilai tabungan pelajar juga naik dari Rp20,18 miliar menjadi Rp31,74 miliar.

Tak hanya jumlah rekening yang bertambah, tingkat rekening tidak aktif (dormant) juga turun dari 27,56 persen menjadi 19,74 persen. Kondisi ini menunjukkan semakin banyak pelajar yang aktif menabung.

Baca Juga : Wako Edi Optimalkan Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD Kota Pontianak

Untuk memperkuat budaya menabung, Pemkot Pontianak menghadirkan berbagai inovasi, seperti program Tabungan dari Barang Bekas (TABUNGKU) serta edukasi literasi keuangan melalui Tundang, perpaduan tradisi pantun dan gendang Melayu. Pendekatan tersebut dinilai mampu mendekatkan edukasi keuangan dengan budaya lokal sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Di sektor ketenagakerjaan, TPAKD juga memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan dan pekerja informal. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah peserta aktif pekerja bukan penerima upah meningkat 69,13 persen, dari 8.702 peserta pada 2023 menjadi 14.718 peserta pada akhir 2025.

“Pada 2025, sebanyak 6.489 peserta terlindungi melalui dukungan APBD,” kata Edi.

Sementara itu, digitalisasi UMKM terus diperkuat melalui penggunaan QRIS. Hingga 2025, jumlah merchant QRIS di Kota Pontianak mencapai 186.753, meningkat 12,89 persen dibanding tahun sebelumnya. Dalam lima tahun terakhir, rata-rata penambahan merchant mencapai 28.154 per tahun.

Baca Juga : Kite Antar, Aplikasi Transportasi Online Asli Pontianak Resmi Beroperasi

Pemkot Pontianak juga mengembangkan sistem Elektronifikasi Pendapatan Online Terintegrasi (e-Ponti) untuk mempermudah pembayaran pajak dan retribusi secara digital. Pada 2025, penerimaan retribusi melalui QRIS tercatat Rp493,33 juta dan berkontribusi terhadap pendapatan retribusi daerah sebesar Rp29,32 miliar.

Keberhasilan transformasi digital tersebut mengantarkan Pemerintah Kota Pontianak meraih empat penghargaan Bank Indonesia pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025.

Edi berharap TPAKD terus menjadi wadah kolaborasi dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat.

“Tujuan akhirnya adalah masyarakat lebih berdaya. Pelajar cerdas finansial, UMKM naik kelas, pekerja rentan terlindungi, dan ekonomi kota semakin kuat,” pungkasnya.*

Pemkot Pontianak Dorong Sungai Jawi Jadi Kawasan Rekreasi dan Ekonomi Kreatif

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai membuka Lomba Sampan di kawasan Sungai Jawi, Sabtu (31/10/2026).

Bahasan Ingatkan Orang Tua Pentingnya Keteladanan dalam Mendidik Anak di Era Digital

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan saat membuka Seminar Parenting Nasional di Hotel Transera Pontianak, Sabtu (31/10/2026).

Pontianak Target Juara Umum Porprov XIV Kalbar 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat memberikan tali asih kepada atlet berprestasi Kota Pontianak dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pontianak, Sabtu (31/10/2026).

1.200 Pesepeda Ikuti Happy Cycling HUT ke-255 Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 1.200 pesepeda mengikuti...

Sebanyak 1.200 pesepeda meramaikan kegiatan Happy Cycling 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Pontianak, Sabtu (31/10/2026) pagi.

Fahrizsa dan Aklil Terpilih Jadi Duta GenRe Kota Pontianak 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Fahrizsa Anggie Arifia dan...

Bunda GenRe Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie menyerahkan piala kepada para Duta GenRe Kota Pontianak 2026 usai malam final di Novotel Pontianak, Jumat (30/10/2026) malam.

Amirullah Tegaskan Pengarusutamaan Gender Jadi Budaya Kerja Pemerintah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Kota Pontianak...

Sekda Pontianak Amirullah saat memimpin Verifikasi Lapangan Evaluasi Pengarusutamaan Gender Kota Pontianak di Pontive Center, Jumat (30/10/2026).

berita terkini