BERIKABARNEWS l LAS VEGAS – Zoox, perusahaan kendaraan otonom milik Amazon, resmi mengumumkan pengoperasian layanan robotaxi berbayar di Las Vegas mulai Senin pekan depan. Layanan ini hadir setelah Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) memberikan izin komersial bagi kendaraan tanpa pengemudi tersebut.
Peluncuran ini menandai langkah baru Zoox dalam memasuki pasar robotaxi komersial setelah sebelumnya menguji coba armadanya secara gratis di Las Vegas, San Francisco, Austin, dan Miami.
Robotaxi Zoox menggunakan mobil listrik berdesain menyerupai kereta dengan dua baris kursi yang saling berhadapan. Berbeda dari kendaraan otonom lainnya, armada ini dirancang sejak awal tanpa roda kemudi maupun pedal gas dan rem.
Baca Juga : Meta Bikin Pengguna Quest Makin Betah, Xbox Game Pass Kini Jadi Bagian Horizon+
Untuk layanan berbayar, Zoox menerapkan tarif setara layanan kelas comfort pada platform transportasi daring, yang umumnya sekitar 20 hingga 40 persen lebih tinggi dibanding tarif reguler.
Perusahaan menjelaskan biaya perjalanan dihitung berdasarkan tarif dasar, durasi, dan jarak tempuh melalui rute terbaik. Biaya tambahan untuk tujuan tertentu, seperti bandara, akan ditampilkan sejak awal pemesanan. Zoox juga memastikan penumpang tidak dikenakan biaya tambahan apabila kendaraan mengambil rute yang lebih jauh dari perkiraan.
Meski telah memulai layanan komersial di Las Vegas, Zoox belum mengungkap jadwal peluncuran robotaxi berbayar di kota-kota lain di Amerika Serikat.
Zoox juga menjadi perusahaan robotaxi pertama yang memperoleh pengecualian aturan federal dari NHTSA untuk mengoperasikan kendaraan tanpa kendali manusia. Regulator menilai standar keselamatan armada Zoox telah memenuhi persyaratan keselamatan kendaraan bermotor federal.
Baca Juga : SpaceX Uji Starship Terbaru, 20 Satelit Starlink V3 Berhasil Diterbangkan
Namun, NHTSA membatasi produksi maksimal 2.500 unit robotaxi per tahun selama dua tahun ke depan. Zoox juga diwajibkan menyampaikan laporan apabila terjadi kecelakaan atau gangguan operasional pada armadanya.
Kehadiran layanan robotaxi berbayar Zoox diperkirakan akan memperketat persaingan industri kendaraan otonom di Amerika Serikat. Perusahaan akan bersaing dengan Waymo milik Alphabet yang lebih dulu beroperasi di sejumlah kota, serta Tesla yang juga mulai menghadirkan layanan serupa.
Di sisi lain, regulator masih mengawasi ketat aspek keselamatan kendaraan otonom, terutama dalam menghadapi situasi darurat di jalan.
Dalam dua tahun terakhir, Zoox beberapa kali melakukan pembaruan perangkat lunak, termasuk pada Juli lalu setelah salah satu armadanya mengalami kendala mendeteksi asap tebal di lokasi darurat.*
Sumber :
Reuters
