Iran Keluarkan Ancaman Terbaru, Infrastruktur Vital Negara Teluk Jadi Sasaran

Iran ancam serang infrastruktur vital negara-negara Teluk di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.

BERIKABARNEWS l TEHERAN – Iran kembali meningkatkan tensi di kawasan Timur Tengah dengan mengancam akan melumpuhkan jaringan listrik negara-negara Teluk apabila Amerika Serikat (AS) menyerang fasilitas pembangkit listrik miliknya.

Ancaman tersebut diungkapkan dua pejabat kawasan kepada kantor berita AFP. Peringatan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump sempat mempertimbangkan serangan besar terhadap infrastruktur energi Iran, namun kemudian membatalkan rencana tersebut menyusul permintaan dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Qatar.

Menurut laporan itu, Iran menyampaikan ancamannya melalui pihak perantara sekaligus menyerahkan daftar infrastruktur yang akan menjadi sasaran jika AS benar-benar melancarkan serangan terhadap fasilitas energinya.

Dilansir dari AFP, Seorang pejabat negara Teluk menyebut peringatan kali ini jauh lebih serius dibanding ancaman-ancaman sebelumnya.

Iran disebut menargetkan pembangkit listrik di sejumlah negara Teluk serta fasilitas desalinasi air laut yang menjadi sumber utama pasokan air bersih di kawasan tersebut. Serangan terhadap infrastruktur vital itu diklaim akan dilakukan secara bertahap sebagai bentuk balasan jika aset energi Iran diserang.

Baca Juga : Israel Serang Lebanon Usai Dua Prajurit Tewas, Negosiasi Damai Tetap Berlanjut

Sebelumnya, Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan serangan yang disebutnya sebagai “serangan terbesar sejak Perang Dunia II” terhadap infrastruktur energi Iran. Rencana tersebut disebut sebagai respons atas gangguan pelayaran di Selat Hormuz.

Namun, Trump akhirnya memilih menunda operasi militer demi membuka ruang diplomasi. Setelah keputusan itu, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dilaporkan melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Trump untuk membantu meredakan ketegangan di kawasan.

Meningkatnya ancaman tersebut kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan Teluk yang selama ini menjadi pusat distribusi energi dunia.

Baca Juga : Rusia Hujani Kyiv dengan Rudal dan Drone, 10 Orang Tewas

Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai serangan rudal dan drone dilaporkan menyasar aset militer AS serta infrastruktur sipil penting seperti pelabuhan, bandara, dan kilang minyak.

Meski sempat tercapai kesepakatan gencatan senjata dan nota kesepahaman pada April serta Juni lalu, situasi kembali memanas sejak Juli.

Serangan balasan dilaporkan semakin sering terjadi dan menyasar sejumlah wilayah, termasuk Kuwait dan Bahrain, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.*

Iran Ancam Perluas Front Perang, Samudra Hindia Jadi Sasaran Berikutnya

BERIKABARNEWS l TEHERAN – Iran mengancam memperluas front...

Yahya Rahim Safavi, penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, yang mengancam perluasan konflik hingga Samudra Hindia. (Foto: x.com/REDSOCIALCODI)

Riyadh Diserang Rudal Houthi, AS Keluarkan Peringatan Eskalasi

BERIKABARNEWS l RIYADH – Amerika Serikat mengeluarkan peringatan...

Kepulan asap terlihat setelah serangan rudal dan drone menyasar wilayah Riyadh, Arab Saudi. (Foto: x.com/theinformant_x)

Bom Mobil Meledak di Masjid Pakistan, 21 Tewas dan 80 Luka

BERIKABARNEWS l KOHAT – Sedikitnya 21 orang tewas...

Ledakan bom mobil di masjid dekat kompleks markas kepolisian di Distrik Kohat, Pakistan, menewaskan sedikitnya 21 orang dan melukai 80 lainnya. (Foto: x.com/War_crazy44)

Bencana Nepal-Cina: 1446 Orang Tewas, 6669 Masih Hilang

BERIKABARNEWS l KATMANDU – Bencana banjir bandang dan...

Tim SAR mencari korban bencana banjir bandang dan runtuhnya gunung es di perbatasan Nepal-Cina. (Foto: x.com/Scary_peeps)

Asap Karhutla Indonesia Tembus Thailand Selatan

BERIKABARNEWS l HAT YAI – Kabut asap akibat...

Kabut asap karhutla Sumatera berdampak pada kualitas udara di Thailand Selatan. (Foto: facebook.com/SouthHazeWatch)

Militer Israel Hancurkan Markas Bawah Tanah Hizbullah di Lebanon Selatan

BERIKABARNEWS l – Militer Israel menghancurkan jaringan terowongan...

Militer Israel menghancurkan markas bawah tanah Hizbullah di Lebanon Selatan. (Foto: x.com/Barong369)

berita terkini