Penembakan Massal Terburuk Thailand Sejak 2022, Pelaku Berusia 14 Tahun

Polisi Thailand menangani kasus penembakan massal yang dilakukan remaja 14 tahun.

BERIKABARNEWS l BANGKOK – Penembakan massal di kawasan luar Bangkok menjadi tragedi penembakan terburuk di Thailand sejak 2022. Peristiwa yang terjadi pada Jumat lalu itu menewaskan delapan orang dan melukai lebih dari 20 lainnya.

Polisi mengungkap pelaku merupakan remaja laki-laki berusia 14 tahun. Sebelum melakukan aksi penembakan, remaja tersebut diketahui mempelajari penggunaan senjata api dan aktif mengonsumsi konten kekerasan di media sosial selama satu hingga dua tahun terakhir.

Tragedi bermula ketika pelaku diduga menembak kakek dan neneknya di rumah. Setelah itu, ia menuju sekolah dan melakukan penembakan yang menewaskan enam orang.

Aksi tersebut berakhir setelah pelaku mengakhiri hidupnya.

Wakil Komisioner Kepolisian Daerah Provinsi 1, Atthapol Anusit, mengatakan polisi mengungkap sejumlah fakta setelah memeriksa 17 saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang ditemukan antara lain komputer pribadi, senjata api, selongsong peluru, dan sebilah pisau yang berada di dalam tas pelaku.

Dari pemeriksaan komputer, polisi menemukan bahwa remaja tersebut aktif mengonsumsi konten media sosial yang bermuatan kekerasan. Namun, polisi belum menemukan bukti bahwa pelaku pernah menjalani latihan menembak secara langsung.

Polisi juga mengungkap bahwa seorang guru pernah menyita senapan angin atau BB gun yang dibawa pelaku ke sekolah pada tahun lalu.

Baca Juga : Selat Hormuz Segera Dibuka? Iran Ajukan 3 Syarat kepada AS

Polisi turut menelusuri latar belakang keluarga pelaku. Remaja tersebut diketahui telah tinggal bersama kakek dan neneknya selama 12 tahun setelah kedua orang tuanya berpisah.

Kasus ini kembali memicu perdebatan mengenai pengawasan kepemilikan dan penggunaan senjata api di Thailand. Pemerintah juga didorong memperkuat sistem keamanan di lingkungan sekolah untuk mencegah kejadian serupa.

Kementerian Pendidikan Thailand berjanji menyusun protokol keselamatan baru di sekolah dalam tiga bulan ke depan.

Baca Juga : Iran Keluarkan Ancaman Terbaru, Infrastruktur Vital Negara Teluk Jadi Sasaran

Protokol tersebut akan mencakup skrining kesehatan mental secara berkala serta sistem rujukan bagi siswa yang dinilai berisiko untuk mendapatkan penanganan dokter spesialis.

Selain itu, sekolah akan memperkuat pelatihan tanggap darurat dan program pencegahan perundungan atau anti-bullying.

Pemerintah juga berencana meningkatkan pemeriksaan untuk mencegah masuknya barang berbahaya dan senjata ke lingkungan sekolah.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat keamanan sekolah dan mencegah terulangnya penembakan massal serupa di Thailand.*

Selat Hormuz Segera Dibuka? Iran Ajukan 3 Syarat kepada AS

BERIKABARNEWS l TEHERAN – Iran dan Oman semakin...

Selat Hormuz di tengah ketegangan Iran dan Amerika Serikat.

Iran Keluarkan Ancaman Terbaru, Infrastruktur Vital Negara Teluk Jadi Sasaran

BERIKABARNEWS l TEHERAN – Iran kembali meningkatkan tensi...

Iran ancam serang infrastruktur vital negara-negara Teluk di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.

Israel Serang Lebanon Usai Dua Prajurit Tewas, Negosiasi Damai Tetap Berlanjut

BERIKABARNEWS l ROMA – Israel melancarkan serangan udara...

Asap membumbung di wilayah Lebanon selatan setelah serangan udara Israel di tengah meningkatnya konflik.

Rusia Hujani Kyiv dengan Rudal dan Drone, 10 Orang Tewas

BERIKABARNEWS l KYIV – Rusia kembali menghujani ibu...

Serangan rudal dan drone Rusia menghantam Kyiv, Ukraina.

Zelensky Sebut Rusia Siapkan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Ukraina

BERIKABARNEWS l KIEV – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky...

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan pernyataan terkait dugaan pengerahan tentara Korea Utara ke Rusia.

Thailand Kutuk Serangan di Narathiwat yang Tewaskan Lima Prajurit

BERIKABARNEWS l NARATHIWAT – Pemerintah Thailand mengutuk keras...

Serangan bersenjata yang menewaskan lima prajurit di Narathiwat, Thailand Selatan.

berita terkini