BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya tidak hanya menimbulkan kabut asap, tetapi juga memperburuk ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Kopi Koe, Kecamatan Sungai Raya, Jumat (4/9/2026).
Rapat yang dipimpin Bupati Kubu Raya Sujiwo itu membahas pola distribusi air bersih secara terpadu. Skema tersebut disiapkan agar bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan secara tepat sasaran sekaligus mencegah terjadinya kericuhan saat pembagian.
Pemkab Kubu Raya menetapkan pemetaan lokasi distribusi air bersih dilakukan secara dinamis. Daftar wilayah yang membutuhkan pasokan air akan dievaluasi dan diperbarui setiap hari berdasarkan kondisi di lapangan.
Baca Juga : Sujiwo Minta Warga Kubu Raya Kurangi Aktivitas di Tengah Kabut Asap
Dalam pelaksanaannya, camat diminta melaporkan desa-desa yang mengalami krisis air bersih. Laporan tersebut kemudian dikoordinasikan dengan kapolsek setempat untuk menentukan titik prioritas dan jadwal penyaluran.
Armada Mobile Water Treatment dan mobil tangki bantuan selanjutnya diarahkan ke lokasi strategis yang mudah dijangkau masyarakat.
Proses pembagian air juga mendapat pengawasan langsung dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), yakni camat, kapolsek, dan danramil.
Polres Kubu Raya memastikan pengamanan dilakukan selama distribusi air bersih berlangsung. Langkah tersebut untuk mengantisipasi potensi gesekan atau kericuhan di tengah antrean warga.
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, yang mewakili Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto, mengatakan personel kepolisian akan membantu mengatur situasi di lokasi pembagian air.
“Polri siap mendukung proses penyaluran air bersih kepada masyarakat terdampak. Personel akan melakukan pemantauan dan pengamanan di lokasi untuk memastikan distribusi berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran,” ujar Ade, Jumat (4/9/2026).
Baca Juga : Warga Blokade Jalan Trans Kalimantan Kubu Raya, Tuntut Pengaspalan Segera
Penyediaan air bersih menjadi bagian dari upaya mitigasi kekeringan yang terjadi bersamaan dengan musim karhutla di Kalimantan Barat.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kabag Ops Satbrimob Polda Kalbar AKBP Elyas Ericson, Kadis PU Sudarmansyah, Kadis Kesehatan Wan Iwansyah, Kepala Bappeda Litbang Kurnia Solihat, Kalak BPBD Ariyanto, dan Direktur Perumda Tirta Raya Hermawan.
Selain itu, hadir jajaran Kapolsek Sungai Raya, Sungai Kakap, Sungai Ambawang, Rasau Jaya, dan Kuala Mandor B, serta para camat di wilayah daratan Kubu Raya.
Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, distribusi air bersih diharapkan dapat berjalan lebih terarah sehingga kebutuhan warga di wilayah terdampak krisis air dapat segera terpenuhi.*
