BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Piala Gubernur Taekwondo 2026 menjadi salah satu ajang untuk menjaring atlet muda potensial di Kalimantan Barat. Kejuaraan tersebut sekaligus menjadi sarana membentuk mental dan karakter generasi muda sejak usia dini.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan secara resmi membuka Kejuaraan Piala Gubernur Super Champ Taekwondo Open Championship 3 Tahun 2026 di GOR Perbasi, Pontianak, Minggu (6/9/2026).
Pembukaan kejuaraan turut dihadiri jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia dan KONI Kalimantan Barat.
Baca Juga : Munas VIII PSMTI, Krisantus Tekankan Pentingnya Harmoni Kebhinnekaan
Ria Norsan mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan kejuaraan taekwondo tersebut. Menurutnya, kompetisi yang digelar secara berkala dibutuhkan untuk mengasah kemampuan sekaligus meningkatkan keberanian atlet muda dalam bertanding.
Ia berharap Piala Gubernur Taekwondo 2026 dapat melahirkan bibit atlet asal Kalimantan Barat yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Hari ini kita bersama-sama menyaksikan anak-anak kita berlaga. Semoga kegiatan ini nantinya akan mendapatkan bibit-bibit taekwondo dari Kalimantan Barat yang bisa bertanding di tingkat nasional,” ujar Ria Norsan, Minggu (6/9/2026).
Selain berorientasi pada prestasi, taekwondo juga dinilai memiliki peran dalam membentuk karakter generasi muda.
Latihan dan pertandingan menjadi sarana untuk menanamkan kedisiplinan, sportivitas, serta ketangguhan mental sejak usia dini.
Baca Juga : Porprov XIV Kalbar 2026 Siap Digelar, Logo dan Maskot Diperkenalkan
Pembinaan atlet juga diarahkan untuk menyiapkan talenta lokal agar mampu bersaing dalam kejuaraan tingkat nasional hingga internasional.
Pemprov Kalbar berkomitmen mendukung penyelenggaraan kompetisi olahraga secara konsisten sebagai bagian dari pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Ria Norsan berharap sinergi antara Pemprov Kalbar, KONI, dan pengurus cabang olahraga terus diperkuat dalam pembinaan atlet muda.
Menurutnya, kejuaraan Piala Gubernur Super Champ Taekwondo Open Championship 3 Tahun 2026 tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah untuk menemukan dan mengembangkan talenta taekwondo Kalimantan Barat.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, atlet muda Kalbar diharapkan dapat berkembang menjadi andalan daerah dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.*
