Karhutla Rasau Jaya Belum Padam Total, Bara Gambut Terdeteksi hingga 1 Meter

Personel Brimob melakukan pendinginan lahan gambut bekas terbakar di Rasau Jaya, Kubu Raya. (Res-KKR)

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, belum sepenuhnya padam. Meski kobaran api di permukaan telah mereda, petugas masih menemukan bara dan asap dari dalam tanah gambut hingga kedalaman sekitar 1 meter.

Kondisi tersebut ditemukan saat Komandan Resimen 1 Pelopor Pasukan Brimob II Kombes Pol Iwan Hidayat meninjau kesiapsiagaan personel BKO dan proses pendinginan lahan bekas terbakar, Rabu (9/9/2026).

Penanganan karhutla itu merupakan bagian dari Operasi Kontinjensi Aman Nusa II. Kegiatan dipusatkan di kawasan Tr. 18, Jalan Sekunder C, Dusun Sukadamai, Desa Rasau Jaya Tiga, mulai sekitar pukul 10.30 WIB.

Baca Juga : Kubu Raya Perpanjang Status Tanggap Darurat, Kemarau Diprediksi hingga Oktober

Saat pemeriksaan lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, petugas menemukan kepulan asap yang masih keluar dari lapisan tanah gambut.

Hasil penyisiran menunjukkan bara masih berada di dalam tanah hingga kedalaman sekitar 1 meter. Temuan tersebut membuat proses pendinginan tetap dilakukan meski api di permukaan sudah mereda.

Pembasahan lahan dilakukan Regu II yang dipimpin PS. Kanit Provos Aipda Sudrianto bersama personel Polsek Rasau Jaya dan enam anggota BKO Korps Brimob Polri.

Proses pendinginan karhutla di Rasau Jaya menghadapi kendala ketersediaan air. Sumber air di sekitar lokasi mulai mengering sehingga menyulitkan petugas melakukan pembasahan secara maksimal.

Baca Juga : Kemarau Panjang, Kubu Raya Distribusikan 570 Ribu Liter Air ke Warga

Di sisi lain, kabut asap tebal masih menyelimuti kawasan Rasau Jaya. Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang menurun hingga sekitar 200 meter.

Petugas gabungan terus melakukan penyiraman dan pembasahan hingga sekitar pukul 14.00 WIB.

Pendinginan dilakukan secara intensif karena lahan gambut dapat menyimpan bara di bawah permukaan. Jika tidak dibasahi hingga ke lapisan dalam, bara tersebut berpotensi kembali memicu kobaran api.

Petugas pun terus memastikan bagian lahan yang terbakar mendapat pembasahan menyeluruh untuk memadamkan bara dan mencegah munculnya titik api baru.*

Kemarau Panjang, Kubu Raya Distribusikan 570 Ribu Liter Air ke Warga

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu...

Bupati Kubu Raya Sujiwo saat mendistribusikan air kepada warga di tengah kemarau panjang. (Prokopim KKR)

Kubu Raya Perpanjang Status Tanggap Darurat, Kemarau Diprediksi hingga Oktober

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu...

Sekda Kubu Raya Yusran Anizam memimpin rapat evaluasi kebencanaan terkait karhutla dan kekeringan. (Prokopim KKR)

AWC Tak Lagi Hanya untuk Pengamanan, Kini Angkut 36 Ton Air Bersih

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Kendaraan taktis Armoured...

AWC Polres Kubu Raya mengangkut dan menyalurkan 36 ton air bersih kepada warga terdampak kemarau dan karhutla. (Res-KKR)

Kecelakaan di KM 22 Trans Kalimantan, Satu Pemotor Meninggal Dunia

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Kecelakaan lalu lintas...

Kecelakaan truk trailer dan dua sepeda motor di Jalan Trans Kalimantan KM 22, Kubu Raya. (Res-KKR)

20 Hektare Lebih Lahan Terbakar dalam Karhutla di Simpang Hilir

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Kebakaran hutan dan...

Tim gabungan memadamkan karhutla yang membakar lebih dari 20 hektare lahan di Simpang Hilir, Kayong Utara. (Res-KKU)

6.000 Liter Air Bersih Disalurkan Polres Kubu Raya ke 150 Warga

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA — Sebanyak 6.000 liter...

Polres Kubu Raya menyalurkan 6.000 liter air bersih kepada sekitar 150 warga Sungai Ambawang menggunakan Water Cannon. (Res-KKR)

berita terkini