BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Malaya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (10/9/2026).
Peninjauan karhutla Kubu Raya tersebut dilakukan untuk memastikan pemadaman berjalan efektif, keselamatan personel terjaga, serta permukiman warga terlindungi dari paparan asap.
Dalam kunjungan itu, Gibran dan Ria Norsan meminta Satgas Gabungan memperkuat pembasahan di lokasi karhutla. Upaya tersebut dilakukan hingga titik api benar-benar padam untuk mencegah kebakaran kembali muncul.
Satgas Gabungan yang menangani karhutla terdiri atas unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Satpol PP, dan relawan.
Baca Juga : Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kubu Raya, Layanan Warga Terdampak Jadi Sorotan
Wapres Gibran dan Gubernur Kalbar menekankan pentingnya pembasahan secara intensif, terutama pada lahan gambut yang terbakar.
Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah munculnya kembali titik api tersembunyi atau smoldering setelah proses pemadaman berlangsung.
Selain memastikan pemadaman, kunjungan Gibran juga menjadi bagian dari upaya melihat langsung kondisi penanganan karhutla di lapangan. Keselamatan petugas dan perlindungan terhadap permukiman warga menjadi perhatian dalam penanganan bencana tersebut.
Baca Juga : Bawa 3 Chinook, JS Kunisaki Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla Kalbar
Gubernur Kalbar Ria Norsan menjelaskan, Pemprov Kalbar menjalankan tiga langkah utama dalam menangani karhutla.
Strategi pertama adalah mempercepat pemadaman terpadu melalui pengerahan tim darat, operasi water bombing dari udara, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) bersama BMKG.
Kedua, pengawasan terhadap kawasan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan diperketat. Pengawasan tersebut ditujukan untuk memperkuat pencegahan dini sekaligus memastikan ketentuan hukum di kawasan HGU dijalankan.
Ketiga, pemerintah melakukan mitigasi terhadap dampak sosial akibat karhutla. Langkah ini dilakukan dengan menyiapkan fasilitas kesehatan serta menyalurkan kebutuhan dasar, seperti masker dan air bersih, kepada masyarakat terdampak.
Pemprov Kalbar mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Barat melalui kunjungan Wapres Gibran.
Ria Norsan juga menyampaikan penghargaan kepada berbagai elemen masyarakat yang ikut membantu pemadaman karhutla. Dukungan tersebut datang dari mahasiswa, organisasi masyarakat, hingga relawan lokal.
“Gotong royong seperti ini yang kita butuhkan. Pemerintah hadir, tetapi dukungan dan kepedulian masyarakat juga sangat menentukan dalam menghadapi Karhutla,” tegas Ria Norsan, Kamis (10/9/2026).*
