BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Hujan dengan durasi cukup lama mengguyur Kota Pontianak dan sekitarnya pada Selasa (15/9/2026) sore. Hujan mulai turun sekitar pukul 15.15 WIB setelah wilayah tersebut beberapa waktu terakhir dilanda cuaca panas dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Guyuran hujan deras langsung disambut antusias masyarakat. Warga berharap hujan dapat membantu memperbaiki kualitas udara sekaligus mengurangi dampak kabut asap yang menyelimuti wilayah Pontianak.
Baca Juga : RT dan RW Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Diminta Aktif Deteksi Persoalan Warga
Hujan yang turun sore hari menjadi kabar baik bagi warga yang sebelumnya harus beraktivitas di tengah udara berasap.
Raka, warga Jalan Danau Sentarum, mengaku bersyukur wilayah tempat tinggalnya kembali diguyur hujan setelah cukup lama terdampak asap karhutla.
Warga juga berharap hujan tidak hanya terjadi di Kota Pontianak. Mereka menginginkan hujan turun merata hingga wilayah sekitar, termasuk Kabupaten Kubu Raya yang juga terdampak karhutla.
Selain memperbaiki kualitas udara, hujan diharapkan mampu membantu memadamkan sisa titik api karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
Baca Juga : Diskumdag Tertibkan Kios dan Los Pedagang di Pasar Flamboyan
Turunnya hujan juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap kondisi lahan, terutama kawasan gambut yang mengering selama musim kemarau.
Air hujan dapat membantu membasahi kembali lahan gambut yang rentan terbakar dan menjadi sumber bara api. Hujan dalam durasi cukup panjang juga berpotensi membantu membersihkan partikel debu dan asap yang masih berada di udara.
Setelah hujan mengguyur, suhu di sejumlah wilayah Kota Pontianak terasa lebih sejuk dan kondisi udara menjadi lebih lembap dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Masyarakat pun berharap kondisi tersebut menjadi awal membaiknya kualitas udara serta membantu meredakan persoalan kabut asap akibat karhutla di Kalimantan Barat.*
