BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendukung transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Menurutnya, perubahan tersebut harus mampu memperkuat kualitas pendidikan sekaligus membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berakhlak.
Hal itu disampaikan Ria Norsan saat menghadiri Wisuda Program S1 dan S2 XXIII IAIN Pontianak di Hotel Novotel Pontianak, Kamis (17/9/2026).
Norsan menilai transformasi kelembagaan IAIN Pontianak memiliki arti penting bagi pengembangan pendidikan tinggi Islam di Kalimantan Barat. Perubahan status tersebut diharapkan tidak hanya memperluas pengembangan keilmuan, tetapi juga melahirkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Norsan menegaskan transformasi IAIN Pontianak menjadi UIN tidak boleh berhenti pada perubahan administratif.
Menurutnya, perubahan kelembagaan harus diikuti dengan peningkatan kualitas institusi dan lulusan. Pendidikan tinggi juga perlu diarahkan untuk menghasilkan SDM yang memiliki wawasan luas, nilai yang kuat, serta kepedulian terhadap masyarakat.
“Saya berharap transformasi kelembagaan ini dinilai bukan sekadar perubahan status administratif belaka, melainkan sebuah lompatan besar untuk melahirkan sumber daya manusia yang luas ilmunya, kuat nilainya, matang dalam berpikir, serta peduli terhadap masyarakat,” ujar Norsan.
Baca Juga : Cegah Korupsi, Gubernur Ria Norsan Minta ASN Kalbar Perkuat Integritas
Ia menilai penguatan pendidikan harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. Penguasaan ilmu pengetahuan perlu dilengkapi dengan keimanan dan akhlak agar lulusan mampu menjalankan perannya secara baik di tengah masyarakat.
Di hadapan para wisudawan, Norsan berpesan agar kelulusan dari perguruan tinggi tidak menjadi akhir dari proses belajar.
Para lulusan diminta terus mengembangkan kemampuan dan meningkatkan kompetensi untuk menghadapi dinamika serta perubahan zaman.
Selain kemampuan akademik, Norsan juga mengingatkan pentingnya menjaga keimanan dan akhlak. Menurutnya, ilmu yang dimiliki perlu digunakan secara bijak dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Norsan turut berpesan agar para wisudawan selalu menghormati orang tua, guru, dan dosen yang telah memberikan dukungan selama perjalanan pendidikan.
Baca Juga : Karhutla Kalbar Dievaluasi, Operasi Darat, Udara dan OMC Terus Diperkuat
Norsan berharap gelar dan ilmu yang diperoleh para wisudawan dapat digunakan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Para lulusan diharapkan mampu mengembangkan kompetensi sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Harapan tersebut sejalan dengan tujuan transformasi pendidikan tinggi Islam di Kalimantan Barat, yakni melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, nilai, dan kepedulian sosial.*
