BERIKABARNEWS l BANJARMASIN – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) Gabungan kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa diperpanjang selama tujuh hari. Keputusan tersebut diambil setelah tim penyelam TNI AL menemukan tiga korban di dalam bangkai kapal dan tim SAR menemukan satu life raft di area pencarian, Jumat (19/9/2026).
Penemuan tiga korban tersebut menjadi perkembangan penting dalam operasi SAR yang masih berlangsung. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke daratan untuk menjalani proses identifikasi.
Tiga korban ditemukan setelah penyelam TNI AL berhasil masuk ke bagian dalam bangkai KM Virgo Transport 8 yang berada di dasar laut.
Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi. Jenazah yang berhasil diangkat dari dalam kapal terlebih dahulu dipindahkan ke KRI Gusti Ngurah Rai.
Selanjutnya, jenazah ditransfer ke kapal penyelamat KN SAR Kamajaya untuk dibawa menuju Banjarmasin.
Baca Juga : Pencarian KMP Virgo Transport 8 Berlanjut, 126 Orang Masih Hilang
KN SAR Kamajaya tiba dan bersandar di Dermaga Trisakti, Banjarmasin, pada Jumat (19/9) malam. Petugas SAR yang mengenakan alat pelindung diri (APD) kemudian memindahkan kantong jenazah ke ambulans Polri.
Ketiga jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi medis melalui Disaster Victim Identification (DVI).
Selain tiga korban, tim SAR juga menemukan satu unit life raft atau sekoci penyelamat yang mengapung di sekitar area pencarian.
Tim kemudian melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi penemuan sekoci tersebut. Namun, pencarian belum menemukan korban selamat di area tersebut.
Temuan life raft tetap menjadi bagian penting dalam evaluasi operasi pencarian. Tim SAR memanfaatkan posisi objek tersebut untuk menganalisis arah pergerakan arus laut.
Informasi mengenai pola arus digunakan sebagai bahan untuk menentukan pola penyisiran dan pemetaan radius pencarian berikutnya.
Baca Juga : Malaysia Siapkan Pesawat dan 3 Helikopter untuk Bantu Karhutla Kalimantan
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama Bramantyo mengatakan seluruh unsur SAR berkomitmen mengoptimalkan pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
Menurutnya, kondisi cuaca dan laut yang dinamis menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan selama operasi berlangsung.
“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan tiga korban di dalam kapal melalui proses penyelaman. Ketiganya telah dievakuasi dan selanjutnya akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, proses salvage terhadap KM Virgo Transport 8 masih terus berlangsung,” ujar Bramantyo.
Dengan perpanjangan operasi selama tujuh hari, Tim SAR Gabungan akan melanjutkan pencarian korban yang masih belum ditemukan. Operasi salvage terhadap bangkai kapal juga terus dilakukan bersamaan dengan evaluasi strategi pencarian di lapangan.
Seluruh unsur SAR akan menyesuaikan pola operasi berdasarkan kondisi laut, hasil penyelaman, serta perkembangan informasi dari area pencarian.*
