Gubernur Ria Norsan Dorong Ekspor Sotong Bengkayang via Pelabuhan Kijing

Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau fasilitas cold storage di Desa Karimunting, Bengkayang, untuk mendorong ekspor sotong dan ikan segar melalui Pelabuhan Kijing.

BERIKABARNEWS l BENGKAYANG – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan mendorong pengembangan ekspor hasil perikanan dari Kabupaten Bengkayang agar dapat dilakukan langsung melalui Pelabuhan atau Terminal Kijing, Kabupaten Mempawah, tanpa harus melalui Jakarta.

Upaya tersebut disampaikan saat Ria Norsan meninjau fasilitas gudang pendingin (cold storage) di Desa Karimunting, Kabupaten Bengkayang, Sabtu (31/10/2026). Peninjauan ini bertujuan mengoptimalkan potensi hasil laut, khususnya komoditas sotong dan ikan segar dari nelayan setempat.

Ria Norsan mengatakan, percepatan pemenuhan persyaratan dan perizinan ekspor diperlukan agar produk perikanan Kalbar bisa menembus pasar internasional melalui jalur pengiriman yang lebih efisien.

Baca Juga : Ria Norsan Tinjau Kampung Nelayan Sungai Soga, Dermaga Ditargetkan 2027

Menurutnya, pemanfaatan Pelabuhan Kijing dapat memangkas biaya logistik, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kapasitas ekspornya bisa mencapai 100 sampai 200 ton per tahun, sedangkan permintaan pasar domestik dan luar daerah hampir 300 ton per tahun. Ini merupakan peluang ekonomi yang harus terus kita kembangkan,” ujar Ria Norsan.

Pemprov Kalbar, lanjutnya, siap mendukung proses ekspor melalui fasilitasi regulasi dan koordinasi dengan instansi teknis terkait. Salah satu negara tujuan pasar yang dibidik adalah Vietnam.

“Melihat potensi besar sektor perikanan di Bengkayang, Pemprov Kalbar siap memfasilitasi regulasi agar komoditas sotong dan ikan segar dari nelayan lokal bisa menembus pasar ekspor seperti Vietnam secara efisien via Pelabuhan Kijing,” tambahnya.

Baca Juga : Ria Norsan Ingatkan Pentingnya Amal Jariyah Saat Kultum Subuh di Bengkayang

Selain mendorong peningkatan ekspor hasil laut, Ria Norsan juga menekankan pentingnya perlindungan sosial bagi nelayan yang menghadapi risiko pekerjaan saat melaut.

Pemprov Kalbar mendorong agar para pekerja sektor perikanan mendapatkan jaminan keselamatan kerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

“Penguatan jaminan keselamatan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan terus kita dorong agar setiap insan yang melaut mendapatkan kepastian perlindungan. Nelayan tenang melaut, perekonomian pesisir Kalbar pun semakin kuat,” pungkasnya.*

Sidak RSUD Soedarso, Ria Norsan Soroti Antrean Dokter Spesialis

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan melakukan sidak pelayanan dan meninjau kondisi pasien di RSUD Soedarso Pontianak.

Gubernur Bengkulu Kunjungi Kalbar, Apresiasi Program GMD dan Jajaki Kerja Sama

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan,...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyambut kunjungan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak.

Pemprov Kalbar Digitalisasi Retribusi untuk Dongkrak PAD

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan membuka Rapat Koordinasi Pendapatan Retribusi Daerah Tahun 2026 di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Kalbar.

Gubernur Ria Norsan Ajak Masyarakat Perbanyak Kebaikan dan Bermanfaat bagi Sesama

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengikuti ibadah Sajadah Fajar di Masjid Al-Hikmah Pontianak.

Kabar Baik! Pemutihan Pajak Kendaraan Kalbar Diperpanjang, Ada Diskon hingga 50 Persen

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Pemprov Kalbar) memperpanjang program pemutihan pajak kendaraan bermotor hingga 19 Desember 2026.

Pemprov Kalbar Optimalkan DBH Pajak dan Cukai Tembakau 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Pj Sekda Kalbar Hendra membuka Rapat Koordinasi Dana Perimbangan untuk optimalisasi DBH Pajak dan Cukai Hasil Tembakau 2026 di Kantor Gubernur Kalbar.

berita terkini