Kalbar Masuk Nominasi IGA 2026, Unggulkan GERAI-KU dan SIDEKAP

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memaparkan inovasi daerah dalam penilaian Innovative Government Award (IGA) 2026 secara daring dari Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) berhasil masuk nominasi Innovative Government Award (IGA) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Capaian ini menjadi yang pertama bagi Kalbar dalam ajang penghargaan inovasi pemerintahan tersebut.

Kalbar terpilih bersama 56 pemerintah daerah lainnya dari total 514 kabupaten/kota dan 38 provinsi di Indonesia.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memaparkan langsung perkembangan dan capaian inovasi daerah secara daring dari Data Analytic Room (DAR) Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (5/11/2026).

Pemaparan tersebut dinilai oleh dewan juri lintas instansi yang terdiri dari perwakilan Kemendagri, Kementerian PPN/Bappenas, akademisi Universitas Lambung Mangkurat, serta media nasional Metro TV dan Tribunnews.

Ria Norsan mengatakan, masuknya Kalbar dalam nominasi IGA 2026 menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan budaya inovasi di lingkungan birokrasi.

Menurutnya, keberhasilan inovasi tidak semata-mata diukur dari penghargaan, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, terutama dalam menyelesaikan persoalan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Masuknya Kalimantan Barat dalam nominasi IGA 2026 merupakan capaian sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat budaya inovasi di lingkungan pemerintahan. Namun, yang paling penting bukan sekadar penghargaan, melainkan bagaimana inovasi yang dikembangkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Ria Norsan.

Berdasarkan data 2026, Pemprov Kalbar telah mencatatkan 76 inovasi daerah. Sebanyak 67 inovasi atau 88,16 persen sudah diterapkan, enam inovasi atau 7,89 persen masih dalam tahap inisiatif, sedangkan tiga inovasi lainnya atau 3,95 persen berada pada tahap uji coba.

Dari sisi pengembangan, sebanyak 53,95 persen merupakan inovasi digital dan 46,05 persen berupa inovasi non-digital.

Baca Juga : IJTI Kalbar Jajaki Kerja Sama Media dengan Sarawak

Dalam penilaian IGA 2026, Pemprov Kalbar mengandalkan dua inovasi unggulan yang menyasar sektor pangan dan pelayanan kesehatan, yakni GERAI-KU dan SIDEKAP.

GERAI-KU atau Gerakan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan merupakan program yang menghubungkan peternak atau produsen komoditas pangan, khususnya telur dan daging ayam, secara langsung dengan masyarakat.

Melalui pemangkasan rantai distribusi, program ini memberikan kepastian harga bagi peternak sekaligus menawarkan harga yang lebih terjangkau bagi konsumen.

Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, GERAI-KU telah memfasilitasi distribusi produk sebanyak 91.968,34 kilogram dengan nilai transaksi mencapai Rp2,57 miliar. Program tersebut juga memberikan penghematan ekonomi bagi masyarakat sebesar Rp514,4 juta.

Volume distribusi GERAI-KU meningkat 90,7 persen dibandingkan 2025. Bahkan, pola pelaksanaannya telah direplikasi di Kabupaten Sintang dan Kabupaten Ketapang.

Sementara itu, inovasi kedua adalah SIDEKAP atau Sistem Pelaporan Insiden Terintegrasi. Platform digital ini mengubah mekanisme pelaporan insiden keselamatan pasien di fasilitas kesehatan yang sebelumnya menggunakan sistem berbasis kertas menjadi digital dan terintegrasi.

SIDEKAP menerapkan tiga prinsip utama, yaitu No Name, No Shame, dan No Blame. Prinsip tersebut memberikan rasa aman kepada tenaga kesehatan untuk melaporkan insiden tanpa khawatir mendapatkan stigma atau disalahkan.

Dengan pendekatan tersebut, pelaporan lebih diarahkan pada upaya memperbaiki sistem pelayanan dan meningkatkan keselamatan pasien.

Penerapan SIDEKAP menunjukkan peningkatan jumlah laporan. Pada 2024 tercatat 89 laporan, kemudian meningkat menjadi 204 laporan pada 2025. Selanjutnya, jumlah laporan mencapai 392 pada periode Januari hingga Juni 2026.

Baca Juga : Pemprov Kalbar Masuk Nominasi Innovative Government Awards 2026, Ria Norsan Matangkan Presentasi

Ria Norsan menegaskan, Pemprov Kalbar juga memperhatikan keberlanjutan berbagai program inovasi agar tidak berhenti setelah memperoleh penilaian atau penghargaan.

Karena itu, program inovasi telah diintegrasikan ke dalam Indikator Kinerja RPJMD Provinsi Kalbar Tahun 2025–2029 serta Indikator Kinerja Utama (IKU) masing-masing perangkat daerah.

Selain itu, Pemprov Kalbar meluncurkan laman SARIVA KALBAR sebagai pusat informasi sekaligus sarana pembinaan inovasi daerah.

“Kami ingin memastikan inovasi tidak berhenti pada tahap penciptaan atau penilaian saja, tetapi terus dikembangkan, diterapkan, dan direplikasi agar manfaatnya semakin luas bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat,” pungkasnya.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Pemprov Kalbar berharap budaya inovasi semakin berkembang di lingkungan pemerintahan sekaligus mendorong pelayanan publik yang lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.**

Gempa Dua Kali Guncang Perairan Singkawang

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Wilayah perairan barat daya...

Ilustrasi gempa bumi yang mengguncang wilayah perairan barat daya Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

IJTI Kalbar Jajaki Kerja Sama Media dengan Sarawak

BERIKABARNEWS l KUCHING – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia...

Delegasi IJTI Kalbar berkunjung ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching dan bertemu Konjen RI Dr. Abdullah Zulkifli untuk membahas peluang kerja sama media Kalimantan Barat dan Sarawak.

Pemprov Kalbar Masuk Nominasi Innovative Government Awards 2026, Ria Norsan Matangkan Presentasi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengikuti gladi presentasi untuk menghadapi penilaian Innovative Government Awards 2026 di Kantor Gubernur Kalbar.

Sidak RSUD Soedarso, Ria Norsan Soroti Antrean Dokter Spesialis

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan melakukan sidak pelayanan dan meninjau kondisi pasien di RSUD Soedarso Pontianak.

Gubernur Bengkulu Kunjungi Kalbar, Apresiasi Program GMD dan Jajaki Kerja Sama

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan,...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyambut kunjungan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak.

Pemprov Kalbar Digitalisasi Retribusi untuk Dongkrak PAD

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan membuka Rapat Koordinasi Pendapatan Retribusi Daerah Tahun 2026 di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Kalbar.

berita terkini