BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Turnamen Bahasan Cup Badminton 2026 direncanakan menjadi agenda tahunan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Pontianak. Rencana tersebut muncul setelah tingginya antusiasme peserta dan masyarakat pada penyelenggaraan perdana turnamen bulu tangkis tersebut.
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menyampaikan rencana itu saat menutup Bahasan Cup Badminton Tournament 2026 di TCR Stadium, Jalan Reformasi, Jumat (6/11/2026) malam.
Ia mengapresiasi seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan turnamen hingga babak final.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Pontianak, saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan turnamen badminton Bahasan Cup yang pertama ini. Pertandingannya sangat menarik, mulai dari perebutan juara tiga dan empat hingga final memperebutkan juara satu dan dua,” ujarnya.
Bahasan mengatakan, tingginya partisipasi peserta dan dukungan masyarakat menjadi pertimbangan untuk melanjutkan turnamen tersebut pada tahun berikutnya. Bahkan, pemerintah berencana meningkatkan kemeriahan acara sekaligus hadiah bagi para pemenang.
“Insya Allah, melihat antusiasme masyarakat dan para peserta, mulai tahun 2027 turnamen Bahasan Cup kita tetapkan menjadi agenda tahunan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pontianak. Mudah-mudahan tahun depan lebih meriah lagi dan hadiahnya kita tingkatkan,” ungkapnya.
Baca Juga : Dragon Boat Race 2026 Resmi Digelar di Pontianak, Diikuti Tim dari Berbagai Daerah
Menurut Bahasan, Bahasan Cup tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga wadah bagi atlet untuk mengembangkan bakat dan kemampuan. Melalui kompetisi tersebut, peserta dapat menguji keterampilan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Ia turut mengucapkan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi. Sementara peserta yang belum memperoleh gelar juara diminta tidak berkecil hati dan terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
“Saya ucapkan selamat kepada para juara. Semoga prestasi ini terus meningkat. Bagi yang belum menjadi pemenang, jangan berkecil hati. Tetap semangat meningkatkan keterampilan untuk menghadapi Bahasan Cup tahun 2027,” pesannya.
Selain memberikan ruang bagi perkembangan olahraga, Bahasan menilai turnamen seperti ini juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Kehadiran atlet dan penonton selama pertandingan dapat membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan seperti ini, kita bisa menghidupkan UMKM, mempererat silaturahmi, sekaligus merajut persaudaraan dan kebersamaan di antara kita,” katanya.
Baca Juga : Pontianak Masuk 10 Besar Kota dengan Transformasi Digital Terbaik Nasional
Bahasan juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Pontianak. Menurutnya, olahraga dapat menjadi sarana mempertemukan berbagai kalangan tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.
Ia menyebut Pontianak sebagai kota majemuk yang dihuni puluhan suku dan etnis. Keberagaman tersebut harus terus dijaga melalui kegiatan positif, termasuk kompetisi olahraga.
“Kita tunjukkan bahwa kita adalah satu kesatuan. Mari terus menjaga hubungan baik, kedamaian, dan persaudaraan,” tuturnya.
Bahasan berharap semangat sportivitas dan kebersamaan yang terbangun selama Bahasan Cup Badminton Tournament 2026 dapat terus dipertahankan.
Baginya, turnamen bulu tangkis bukan sekadar tentang kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan mempererat hubungan kekeluargaan di luar lapangan.
“Semoga agenda ini terus memperkuat persatuan kita semua. Insya Allah tahun depan bisa diselenggarakan lebih meriah lagi,” pungkasnya.**
