BNN dan Keraton Kadriah Latih Warga Kawasan Rawan Narkoba Pontianak

BNN RI dan Kesultanan Pontianak menggelar pelatihan usaha produktif bagi masyarakat Kampung Dalam Beting. (Foto: post.bhinnekanusantara.id)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Kesultanan Pontianak mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan rawan narkoba. Upaya ini dilakukan melalui pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha produktif untuk mengubah kawasan Kampung Dalam Beting, Kecamatan Pontianak Timur, menjadi lingkungan yang aman dan mandiri.

Program tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang berlangsung di Keraton Kadriah Pontianak, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan ini melibatkan tokoh adat, tokoh agama, serta Kesultanan Pontianak sebagai bagian dari pendekatan pemberdayaan masyarakat dalam menangani persoalan narkotika.

Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Irjen Pol Drs. Aldrin M.P. Hutabarat, S.H., M.Si., hadir langsung meninjau kondisi kawasan sekaligus memberikan arahan strategis dalam pelaksanaan pelatihan.

Baca Juga : Operasi Patuh Kapuas 2026, Polresta Pontianak Tindak 39 Pelanggar

Pelatihan yang dipusatkan di Keraton Kadriah tersebut tidak hanya memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba dan pemetaan kawasan rawan, tetapi juga membekali masyarakat dengan kemampuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

Ada tiga fokus utama dalam kegiatan tersebut. Pertama, pengembangan keterampilan hidup (life skill) melalui pelatihan keahlian praktis yang dapat dimanfaatkan warga dalam kehidupan sehari-hari.

Kedua, pengembangan usaha produktif dengan memberikan pembekalan untuk merintis bisnis lokal. Upaya ini diharapkan membuka alternatif mata pencaharian yang legal dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Ketiga, pelatihan pemasaran digital untuk membantu warga mempromosikan dan menjual produk secara daring sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Dalam kegiatan tersebut, Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI didampingi Kepala BNNP Kalbar Brigjen Pol Totok Lisdiarto, Ps. Kasat Binmas Polresta Pontianak AKP Agus Wandi, Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi, unsur Muspika, serta perwakilan Kesultanan Pontianak.

Sebelum pelaksanaan bimtek, rombongan BNN RI juga meninjau kawasan rawan narkoba di Kampung Dalam Beting. Dalam kesempatan itu, rombongan menyerahkan tali asih kepada pengasuh dan para santri Tahfiz Quran Al-Hidayah.

Baca Juga : Bahasan Ingatkan Orang Tua Pentingnya Keteladanan dalam Mendidik Anak di Era Digital

Kapolsek Pontianak Timur AKP Suryadi, S.H., M.A.P., mengapresiasi langkah BNN RI yang mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif dalam upaya pencegahan narkoba.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran bersama sekaligus mendorong kemandirian warga dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

“Kegiatan ini menjadi langkah positif dalam membangun kesadaran dan kemandirian masyarakat agar bersama-sama mencegah penyalahgunaan serta peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggal,” ujar AKP Suryadi.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Warga diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

Laporan dapat disampaikan melalui layanan bebas pulsa Call Center Polri 110.

Melalui kolaborasi antara BNN, kepolisian, pemerintah, dan Kesultanan Pontianak, Kampung Dalam Beting diharapkan dapat bertransformasi menjadi kawasan Bersih dari Narkoba (Bersinar).

Selain menekan potensi penyalahgunaan dan peredaran narkotika, program pemberdayaan tersebut juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi kreatif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.**

1.000 Pelajar Pontianak Terima Bantuan Pendidikan dari Program Like Sedekah Baznas 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 1.000 pelajar di...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan bantuan tas dan perlengkapan sekolah kepada pelajar melalui program Like Sedekah Baznas 2026.

Taman Parit Nanas Pontianak Dibenahi, Penerangan Ditingkatkan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Pontianak terhadap Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Kota Pontianak tentang APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2027, Senin (2/11/2026).

83 Kontingen PGRI Pontianak Ikuti Porsenijar Kalbar 2026, Edi Targetkan Juara Umum

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 83 orang kontingen...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melepas 83 kontingen PGRI Pontianak yang akan mengikuti Porsenijar Kalbar 2026 di Singkawang.

49.351 Pelajar Pontianak Punya Tabungan, Sampah Jadi Saldo SimPel

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 49.351 rekening Simpanan...

Sosialisasi program Simpanan Pelajar dan bank sampah mini di SDN 15 Pontianak Selatan, Senin (2/11/2026).

Operasi Patuh Kapuas 2026, Polresta Pontianak Tindak 39 Pelanggar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Satuan Lalu Lintas (Satlantas)...

Petugas Satlantas Polresta Pontianak mengamankan sepeda motor dalam penertiban knalpot brong dan balap liar pada Operasi Patuh Kapuas 2026. (Foto: Res-Ptk)

Pejabat Pemkot Pontianak Adu Kreasi Masak Asam Pedas, Pererat Silaturahmi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Suasana berbeda terlihat di...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat beraksi dalam Lomba Masak yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Pontianak di halaman PMI Kota Pontianak, Minggu (1/11/2026) pagi.

berita terkini